Close

Paripurna Penyampaian Nota Bupati Agam Atas Ranperda RTRW 2021-2041, Untuk Penyusunan Pembangunan Jangka Panjang

SIDANG PARIPURNA— DPRD Kabupaten Agam menggelar sidang paripurna penyampaian nota bupati atas Ranperda RTRW.

AGAM, METRO–Dewan Perwakilan Rak­yat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam menggelar rapat paripurna mengenai penyampaian Nota Penjelasan Bupati Agam atas Rancangan Peraturan Da­erah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wi­layah (RTRW) Kabupaten Agam tahun 2021-2041, Senin (18/10).

Rapat yang diselenggarakan di Aula Utama DPRD Agam dipimpin langsung Ketua DPRD Agam Novi Irwan, didampingi Wakil Ketua Suharman, Marga Indra Putra dan Irfan Amran. Dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, Plt Sekda Jetson, Asisten, Forkopimda, Anggota DPRD A­gam, Kapala OPD dan undangan lainnya.

Dalam penyampaian nota tersebut, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengatakan, RTRW Kabupaten Agam tahun 2010 – 2030 telah menjadi Peraturan Da­erah melalui Perda No.13 /2011 sehingga telah me­ngikat seluruh komponen daerah dalam melaksanakan RTRW tersebut, dian­taranya yakni sebagai pedoman dalam penyusunan perencanaan pembangu­nan daerah, yakni RJPD dan RJPMD.

Selanjutnya, Irwan Fikri menyampaikan perlu a­danya revisi RTRW Kabupaten Agam tahun 2010 – 2030 berdasarkan hasil peninjauan kembali yang dilaksanakan tahun 2016 lalu. Kegiatan revisi RTRW Tahun 2010 – 2030 dalam rangka percepatan pembangunan bagi kepenti­ngan  dan kesejahteraan masyarakat serta dinamika perkembangan Kabupaten Agam.

“Tahapan yang telah dilaksanakan dalam penetapan Perda telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang terakhir su­dah adanya persetujuan Subtansi II oleh Kementrian ATR/ BPN atas Rancangan Perda tentang Rencana RTRW KAbupaten A­gam tahun 2021 – 2041 No. PB. 01/471- 200/IX/ 2021 tanggal 24 September 2021,” jelas Irwan.

Irwan Fikri mengha­rapkan, agar Nota Penjelasan Ranperda RTRW da­pat membantu anggota de­wan dalam memahami subtansi dari Ranperda yang di ajukan. “Kami berharap Nota Penjelasan ini dapat membantu anggota DPRD dalam memahami subtansi dari Ranperda yang diajukan. Sehingga terdapat kesamaan pemahaman antara Pemerintah Daerah dan DPRD, yang akhirnya akan memperlancar pembahasan pada tahap be­rikutnya,” ujarnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top