Menu

Paripurna HJK ke 236 di Tengah Pandemi Covid-19, Nagari Kurai Historis Lahirnya Kota Bukittinggi

  Dibaca : 532 kali
Paripurna HJK ke 236 di Tengah Pandemi Covid-19, Nagari Kurai Historis Lahirnya Kota Bukittinggi
SIDANG HJK— Sidang paripurna istimewa Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-236 menerapkan Prokes di tengah pandemi Covid-19.

BUKITTINGGI, METRO
DPRD Kota Bukittinggi menggelar rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke 236 tahun. Rapat paripurna istimewa dilaksanakan di Balai Sidang Hatta, Selasa (22/12).

Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan menyampaikan, rapat paripurna istimewa HJK tahun ini, dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Untuk itu, protokol kesehatan ditingkatkan dan undangan pun dibatasi.

“Kami meminta maaf atas situasi ini, namun diharapkan hal ini tidak mengurangi khidmadnya acara. Kami atas nama masyarakat kota dan pimpinan serta segenap anggota DPRD Bukittinggi, mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 236 tahun,” ungkap Herman Sofyan.

Terbentuknya Nagari Kurai, menjadi salah satu historis lahirnya Kota Bukittinggi. Kota yang kini berusia 236 tahun ini, penuh dengan sejarah dan diselimuti adat budaya. HJk ke 236 tahun, dimaknai dengan koreksi, introspeksi dan evaluasi.

Pada tahun 2020 ini, Bukittinggi juga telah selesai melaksanakan Pilkada Serentak. Dinamika di tengah masyarakat, menjadi bukti masyarakat yang menjunjung tinggi demokrasi, namun tetap ‘saayun salangkah’.

Terima kasih kepada Ramlan Nurmatias dan Irwandi, selaku Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah memimpin Bukittinggi selama lima tahun terkahir. Di mana kualitas pemerintah daerah dan kualitas masyarakat semakin meningkat di masa kepemimpinannya. Ucapan selamat juga kami sampaikan kepada Erman Safar dan Marfendi, yang berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Bukittinggi mendapatkan suara terbanyak dalam Pilkada Serentak 2020. Tahapannya telah selesai, untuk itu, mari satukan lagi perbedaan, mari bersinergi membangun daerah, biduak lalu, kiambang batawuik,” ungkap Herman Sofyan.

Pembangunan tidak bisa dilaksanakan tanpa ada pemerintahan yang kuat dan juga dukungan penuh masyarakat. Dalam lima tahun terakhir, sudah banyak prestasi yang telah diraih. Untuk itu, kedepan diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Dalam paripurna istimewa itu, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi membacakan kronologis penetapan hari jadi Kota Bukittinggi. Dimana pada tahun 1988 lalu, ditetapkan bahwa hari lahirnya Bukittinggi, pada tanggal 22 Desember 1784. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional