Menu

Pariaman Miliki Potensi Wisata Laut dan Pantai

  Dibaca : 490 kali
Pariaman Miliki Potensi Wisata Laut dan Pantai
TELUSURI— Wako Pariaman Genius Umar bersama Adrianof Chaniago menyelusuri indahnya pantai di Pulau Angso Duo.

KOMISARIS Utama (Komut) Bank BRI, Andrinof Chaniago menyatakan Kota Pariaman memiliki potensi pariwisata laut dan pantai. Bila ini dipoles sedikit lagi dan dipromosikan secara masksimal maka dalam waktu tiga tahun mendatang, Kota Pariaman akan menjadi daerah tujuan wisata utama di Propinsi Sumatra Barat.

“Kota Pariaman sudah memiliki objek wisata yang sudah jadi, seperti Pantai Kata, Pantai Gandoriah dan Pulau Angso Duo. Pulau berada di depan pantainya, kuliner yang khas dan beragam,” kata Komisaris Utama Bank BRI, Andrinof Chaniago ketika mengunjungi beberapa objek wisata di Kota Pariaman, kemarin.

Katanya, dalam dunia pariwisata, kuliner dan alam serta kebudayaan adalah magnet kuat untuk menarik wisatawan ke Kota Pariaman. Ditambah lagi Kota Pariaman bisa dicapai dalam waktu 40 menit dari BIM. Ini adalah potensi-potensi yang tidak dimiliki oleh daerah lain selain Kota Pariaman.

Ia menyarankan kepada Pemko Pariaman untuk memoles pariwisata dengan menata objek dan pedagang lebih rapi lagi, sehinga pengujung lebih nyaman menikmati pantai dan pulau di Kota Pariaman.

Dikatakan, masyarakat dan pelaku pariwisata, ujarnya lagi harus membangun kesetiaan pelanggan atau pengunjung. “Bagaimana wisatawan bisa kembali berkunjung ke Kota Pariaman dan bagaimana wisatawan pulang ke rumahnya dengan menyebarkan cerita yang baik dan memuaskan tentang Kota Pariaman, sehingga akan lebih banyak orang tertarik ke Kota Pariaman.

Mendidik pelaku usaha dan pariwisata sangat penting. Harus bersikap baik dalam melayani tamu, sehingga muncul kesan baik terhadap pelayanan pariwisata di Kota Pariaman.

Andrinof juga menyinggung pelaku usaha di objek wisata yang tidak mau berusaha keras dan kberfikir kreatif.

“Ada pedagang dengan modal menebang kayu kemudian membeli terpal dan jadilah kedai. Panaskan air minum dan masukkan ke dalam termos. Menunggu pelanggan datang. Yang dijual adalah mi instan dan minum instan. Ini adalah kemuduran jiwa wirausaha sebagai orang minang,” jelasnya

“Pedagang di objek wisata harus kreatif. Misalnya membuat kedai dari kayu dan beratap rumbia dan menjual makanan khas atau tradisional seperti jualan sala, lapek, katupek, dan sebagainya. Kuliner khas adalah magnet bagi wisatawan,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Pariaman, H Genius Umar sangat senang dengan kehadiran Komisaris Utama Bank BRI tersebut ke Kota Pariaman.

”Saya senang dan mengapresiasi sekali kehadiran Bpk. Andrinof ke Kota Pariaman. Banyak masukan yang membangun untuk kemajuan pariwisata Kota Pariaman,” ungkapnya.

Genius Umar menyatakan masukan-masukan dari Beliau beberapanya sudah saya eksekusi langsung, seperti tidak membolehkan pedagang menggunakan atap terpal karena mengganggu keindahan.

”Saya langsung instruksikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Sat Pol PP untuk menertibkan pedagang tersebut. Kemudian kita akan lebih intensifkan lagi sapta pesona kepada pelaku dan pedagang di objek wisata. Kemudian masalah promosi sudah kita mulai menjajaki media-media nasional dan mengoptimalkan promosi pada media sosial,” tambahnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional