Menu

Pariaman Daerah Percontohan Lansia

  Dibaca : 92 kali
Pariaman Daerah Percontohan Lansia
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Pasaman Barat (Pasbar) mendistribusikan 10 ekor sapi kurban untuk masyarakat berbagai daerah di Pasaman Barat dari tanggal 20 sampai tanggal 23 Juli 2021.

PARIAMAN, METRO–Kadis Kesehatan Kota Pa­ria­man Nazifah menyatakan Kota Pariaman adalah satu-satunya di Sumatera Barat yang terpilih sebagai daerah percontohan untuk Sekolah Komunitas lansia.

“Percontohan tersebut difa­silitasi oleh Fakultas Kesehatan UNAND Padang bekerjasama dengan Kementerian Kese­hatan,” ucap Kadis Kesehatan Kota Pariaman Nazifah, ke­marin.

Nazifah mengungkapkan alasan mereka memilih Kota Pariaman untuk Program Se­kolah Komunitas Lansia ini adalah, karena Lansia yang ada di Kota Pariaman ini diang­gap mampu, kreatif, dan ber­semangat,  dalam banyak ke­giatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pariaman, melalui Dinas Kesehatan dan DP3AKB Kota Pariaman. Apa­lagi di Kota Pariaman juga sudah ada Rumah Lansia tem­pat mereka melaksanakan kegiatan mereka.

Terkait dengan hal terse­butlah hari ini bertempat di Balairung Rumah Dinas Wali­kota Pariaman diadakan Seko­lah Komunitas Lansia selama 3 (tiga) hari, yang di ikuti oleh 40 orang Peserta Lansia dari Kecamatan Pariaman Timur, dan minggu depannya lagi untuk Kecamatan lainnya yang ada di Kota Pariaman.

“Untuk Sekolah Komunitas Lansia ini, Narasumbernya berasal dari Fakultas Keseha­tan UNAND Padang dan Dari Dinas Kesehatan Kota Paria­man. Sebenarnya Sekolah Ko­munitas Lansia ini kami bagi atas 4 (empat) Angkatan per Kecamatannya, jadi untuk satu Kecamatan ada satu Sekolah Lansia dengan anggota lansia 40 orang per-Kecamatan,” terang Nazifah.

Tujuan dihadirkannya Se­kolah Komunitas Lansia ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku lan­sia terhadap kesehatan, me­ning­katkan indeks kebahagian lansia, meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas lansia dan meningkatkan keman­di­rian dari aspek kesehatan fisik, psikologi, sosial dan spiritual

Nazifah menjelaskan, yang diajarkan kepada para lansia yang ada di Sekolah Komunitas Lansia tersebut seperti, bagai­mana mereka menjaga kese­hatan dalam kondisi pandemi covid-19, bagaimana mereka bisa menyusun menu yang sehat untuk mereka konsumsi, dan bagaimana mereka harus jadi aktif dan produktif dimasa tuanya dengan berbagai ke­giatan yang bisa mereka laku­kan ditengah-tengah keluarga dan masyarakat, sehingga me­reka merasa bersemangat dan sehat dalam menjalami masa tuanya, baik secara fisik, mental, dan sosial.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini lansia kita bisa memahami bagaimana kesehatan dari lansia itu, dan juga bisa mencerdaskan lansia itu, karena kalau tidak ada aktivitas mereka, mereka akan cepat pikun dan hilang ingatan, akan tetapi apabila kita selalu berikan kegiatan kreativitas serta aktifitas yang cocok de­ngan mereka, tentu saja piki­rannya akan aktif dan kreatif sehingga dia tetap merasa sehat dan semangat,” ujar Nazifah mengakhiri. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional