Close

Pangkas Banyak Rute Penerbangan, Bos Garuda Minta Maaf

Pesawat Garuda Indonesia.

JAKARTA, METRO–Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terus berupaya dalam memperbaiki kinerja keuangannya, salah sa­tunya dengan menutup rute-rute yang kurang me­nguntungkan. Direktur Uta­ma Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, selama ini perseroan juga banyak menga­lami tekanan pembukaan rute.

“Kalau tak untung kami tutup. Mohon maaf. Ini kami tegas termasuk ke Pemda dan Gubernur,” ungkapnya dalam rapat de­ngar pendapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikutip, Rabu (10/11).

Rencananya, persero­an akan memangkas jumlah rute yang beroperasi dari 237 rute menjadi hanya 140 rute. Irfan mengaku, selama ini perseroan me­nanggung sejumlah rute-rute yang tidak menguntungkan. Bahkan hal itu menjadi salah satu pe­nyebab faktor kerugian.

Irfan mengungkapkan, pendapatan yang diperoleh maskapai dari rute-rute tertentu ternyata tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Selain itu, maskapai negara dengan pelayanan penuh tersebut menilai juga ada dua jenis pesawat yang membuat perseroan merugi, yaitu Bombardier CRJ dan ATR.

Di sisi lain, Irfan me­nyebut, terdapat peluang bagi penambahan pendapatan perseroan yang berasal dari rute-rute yang memiliki volume kargo potensial meskipun minim penumpang.

Irfan mengatakan le­bih jauh, tidak hanya pemangkasan rute dalam negeri sepert salah satu­nya Jakarta-Yogyakarta, pihaknya juga telah me­ngurangi secara masif pe­nerbangan untuk rute internasional. Pada awal 2020, perusahaan me­mang­­kas rute penerba­ngan ke Amsterdam, Lon­­don, dan Na­goya. (jpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top