Menu

Panen Raya Dihadiri Gubernur Sumbar, Ikan Kerapu di Kawasan Mandeh Siap Ekspor

  Dibaca : 161 kali
Panen Raya Dihadiri Gubernur Sumbar, Ikan Kerapu di Kawasan Mandeh Siap Ekspor
PANEN KERAPU— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Yosmeri meninjau ikan karapu sebelum dilakukan panen raya di Kawasan Mandeh, Jumat (27/11) lalu.

PADANG, METRO
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Yosmeri melakukan panen raya ikan kerapu di Kawasan Mandeh, Jumat (27/11). Setidaknya 15 ton ikan kerapu dipanen di Kawasan Mandeh tersebut. Ikan tersebut siap ekspor. Irwan Prayitno yakin, program budidaya ikan kerapu sangat membantu masyarakat dan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi nelayan.

“Rencananya hasil ikan kerapu ini akan diekspor ke Hongkong, semuanya sudah siap kirim. Mudah-mudahan usaha budidaya ikan kerapu terus berkembang dan bisa melibatkan masyarakat setempat,” kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menambahkan, budidaya ikan kerapu dapat menjadi program unggulan masyarakat Kawasan Mandeh. Karena sangat cocok dengan kondisi dan sumber daya yang dimiliki serta jaminan dan kepastian pasar.

Selain di Kawasan Mandeh, ada juga budidaya ikan kerapu yang siap panen di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Painan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

“Alhamdulillah, meskipun kita sedang dilanda pandemi Covid-19, hari ini kita panen ikan kerapu yang memiliki kualitas ekspor,” ungkap Irwan Prayitno.

Pada masa pandemi Covid-19, Irwan Prayitno juga mengajak masyarakat untuk terus berproduktif, selalu tingkatkan kualitas, agar mampu bersaing dan sukses. “Terobosan harus kita buat. Apalagi dalam kondisi pandemi, kita motivasi para nelayan, selain terus ke laut, mereka juga bisa budidaya ikan kerapu. Yang jelas sangat menguntungkan,” ucapnya.

Peluang pasar ikan kerapu sangat banyak dengan jumlah besar. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar sangat mendukung ekspor ikan kerapu.

Irwan Prayitno meminta pada pemiliki budidaya ikan kerapu (Adhi Putra), untuk membantu para nelayan yang ingin budidaya ikan kerapu berupa bibit dan pakan. Serta memberikan pembinaan kepada nelayan, agar nanti sukses dalam budidaya ikan kerapu. “Kerjasama ini sering dilakukan. Nanti kalau ikannya sudah besar bisa dibeli sama Adhi, ataupun dengan cara bagi hasil,” jelas Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno yakin program ini sangat membantu masyarakat dan mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi nelayan. “Dengan adanya budidaya ikan kerapu, ekonomi masyarakat bisa meningkat dan yang terpenting para nelayan Kawasan Mandeh bisa mendorong kemandirian ekonomi dan bisa jadi program unggulan,” harapnya.

Kepala DKP Provinsi Sumbar, Yosmeri menambahkan, ikan kerapu di Kawasan Mandeh tersebut hasil budidaya nelayan dari Kabupaten Pessel dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ikan tersebut diekspor oleh pengumpul di Kawasan Mandeh. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional