Menu

Pandemi, Hanya 30 Persen Koperasi yang Gelar RAT

  Dibaca : 132 kali
Pandemi, Hanya 30 Persen Koperasi yang Gelar RAT
BIMTEK— Diskop UKM Padang adakan Bimtek Audit Manajemen Koperasi Bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi se-Kota Padang, Senin ( 23/11).

AZIZCHAN, METRO
Selama pandemi wabah Covid-19, koperasi yang melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) hanya meliputi 30 persen dari total 722 unit koperasi yang ada di Kota Padang. Sementara, sebelumnya Covid-19 mewabah di negeri ini, koperasi yang melaksanakan RAT mencapai di atas 80 persen.

“Maka untuk mensiasati agar pengurus koperasi yang ada di Kota Padang terus melaksanakan RAT, Dinas Koperasi dan UKM mengeluarkan surat edaran melaksanakan RAT secara virtual,” ujar Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Padang Jamilus saat membuka Bimtek Audit Manajemen Koperasi Bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi se-Kota Padang, Senin ( 23/11).

Jamalus didampingi Kabid Pengawasan Diskop UKM Padang Arlis mengatakan, jika tahun 2021 mendatang pandemi Covid-19 masih meluas maka edaran RAT melalui virtual bakal diperpanjang. Kemudian, diharapkan kepada pengurus koperasi melaksanakan RAT lebih idealnya dilakukan di awal tahun, diantaranya bulan Januari dan Februari.

“Diharapkan, kepada 50 peserta supaya mengikuti bimtek dengan sungguh-sungguh, sehingga bisa diterapkan di koperasi peserta masing-masing,” ujar Jamilus.

Dikatakan Jamalus, Diskop UKM Padang menggelar Bimtek Audit Manajemen Koperasi Bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi se-Kota Padang selama dua hari, 23-24 November. Peserta yang mengikuti bimtek ini sebanyak 50 orang.

“Sedangkan tujuan dan maksud bimtek ini agar terjalin komunikasi yang baik pengurus dan pengawas koperasi dengan Diskop UKM, dalam mewujudkan kepatuhan pengurus koperasi dengan aturan dan UU Koperasi,” sebut Jamilus.

Selain itu terangnya, untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pengurus dan pengawas dalam mengelola koperasi. Terutama soal audit dan manajemen koperasi. Kemudian untuk mengetahui sejauh mana efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan SDM dan berbagai aspek yang ada di koperasi.

Selain itu terangnya, untuk mengidentifikasi kendala kendala dalam mengurus koperasi. Sehingga untuk mengurai kendala atau masalah yang ada dalam pengelolaan koperasi, sehingga tercipta koperasi yang sehat dan kuat. “Sedangkan, narasumber dalam bimtek ini melibatkan praktisi koperasi dan Diskop UKM Padang,” ujar Jamilus. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional