Menu

Pamit Minum Kopi ke Warung, Wali Jorong Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa di Pohon

  Dibaca : 196 kali
Pamit Minum Kopi ke Warung, Wali Jorong Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa di Pohon
PEMERIKSAAN— Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap jasad Yusrizal (52) yang ditemukan tewas tergantung di pohon.

BUKITTINGGI,METRO
Seorang Wali Jorong di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, ditemukan tewas tergantung di pohon dengan seutas tali nilon yang terlilit di lehernya, Selasa (15/9). Penemuan mayat tergantung itu kontan saja membuat warga setempat geger.

Warga pun berbondong-bondong berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan. Usut punya usut, setelah di cek, ternyata mayat tergantung itu bernama Yusrizal (52) yang menjabat sebagai Wali Jorong. Keluarga yang datang ke lokasi pun dibuat histeris melihat korban dengan kondisi seperti itu.

Kapolres Bukittinggi melalui Kasubbag Humas, AKP Robin H Sitinjak membenarkan peristiwa itu. Korban ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon di kawasan Banda Kaluang, Jorong Batang Silasiah pada pukul 09.30 WIB.

“Korban, dari tiga hari belakangan dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Tadi pagi, korban ditemukan oleh masyarakat bersama tim gabungan pencarian dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung di sebuah pohon,” kata AKP Robin.

AKP Robin menuturkan, awalnya, Sabtu (12/9) sekitar pukul 17.00, korban pamit kepada keluarga pergi minum kopi ke warung yang tak jauh dari rumahnya. Sesuai keterangan istri korban Salm (45), sejak pergi minum kopi ke warung, korban tidak balik lagi ke rumah dan dilaporkan hilang esok harinya.

“Pihak nagari bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar pun langsung melakukan pencarian. Upaya pencarian ini tak menuai hasil dalam dua hari pertama. Di hari ketiga proses pencarian pun dilanjutkan dan melibatkan satgas BPBD Agam. Alhasil, korban ditemukan meninggal dalam posisi menggantung di pohon dengan seutas tali nilon. Korban pun langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” paparnya.

AKP Robin menjelaskan, sesuai hasil visum dari pihak Puskesmas Lasi, korban dinyatakan murni gantung diri. Hal itu diperkuat dari hasil pemeriksaan pada fisik korban tidak ada ditemukan tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban.

“Dari keterangan pihak medis, korban dinyatakan telah meninggal tiga hari yang lalu. Ditandai sudah adanya belatung ditubuh korban. Hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan dan pihak keluarga pun mengutarakan sudah menerima musibah ini dengan ikhlas,” tutup AKP Robin. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional