Menu

Paman-Ponakan, Ditemukan Tewas Mengambang

  Dibaca : 897 kali
Paman-Ponakan, Ditemukan Tewas Mengambang
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
Tenggelam

ilustrasi

PESSEL, METRO–Dua warga yang hilang terseret arus Batang Lunang, saat mencari durian di ladang Akbar (5) dan Iwan (25), akhirnya ditemukan tak bernyawa, Senin (7/12). Keduanya mengambang sekitar 200 meter dari lokasi awal mereka hanyut.

Kedua korban yang merupakan paman dan keponakan, langsung dievakuasi ke Puskesmas Lunang untuk divisum. Setelah itu, dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan. Isak tangis keluarga pecah ketika menyambut jasad kedua warga Nagari Lunang III, Kecamatan Lunang, Kecamatan Pessel itu. “Keduanya ditemukan di bawah jembatan oleh petugas dibantu warga,” terang Kapolres Pessel AKBP Deni Yuhasdi, Senin (7/12).

Dijelaskan Kapolres, Akbar ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB, di bawah jembatan oleh seorang petanis awit. Sedangkan Iwan bersua pukul 15.00 WIB, tidak jauh dari lokasi penemuan keponakannya.

Korban dievakuasi oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bazarnas Padang dan dibantu warga setempat, langsung dilakukan atopsi di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Lunang.

“Hasil visum terdapat pembengkan di kepala dan keluar darah dari hidung korban, jasadnya sudah dibawa pihak keluarga. Sebelumnya Senin pagi sekitar pukul 09.30 Wib korban Akbar (5) ditemukan warga dialiran sungai dekat jembatan gantung daerah itu,” kata Kepala Seksi BPBD Pesisir Selatan Bambang.

Warga Lunang yang hanyut sebanyak empat orang, dua di antaranya selamat, Rino (29) dan Khaisa (5). Rino menuturkan kejadian berawal saat bersama tiga orang lainnya Iwan (25), warga Lunang Tiga, Akbar (5) warga Silaut Enam, Khisa (5), saat pulang mencari durian ingin menyeberang sungai tetapi air sungai sudah naik sekitar 80 cm.

Ia dan rekannya Iwan memutuskan membuat rakit kecil untuk membawa Khisa, Akbar sekaligus durian yang di bawanya sampai keseberang sungai. Setelah rakit selesai dibuat, kedua anak kecil itu dinaikan ke atas rakit bersama durian yang didapatnya, lalu kedua pria ini mendorong rakit menuju tepian sungai. Naas sesampainya di tengah sungai rakit yang mereka dorong terbawa arus deras dan terbalik.

Rino yang sempat terbawa arus sekitar 30 meter masih beruntung bisa muncul kepermukaan air setelah sempat arus. (m)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional