Close

Paman Perkosa Ponakan Berkali-kali di Kota Padang, Melarikan Diri usai Dilaporkan ke Polisi, Ditangkap saat Pulang ke Rumah Ortu

PEMERKOSA DITANGKAP— Pelaku R (26) yang tega memperkosa ponakan di bawah umur, ditangkap jajaran Polresta Padang setelah satu tahun jadi buronan.

PADANG, METRO–Seorang pemuda berusia 26 tahun tega memperkosa anak di bawah umur yang merupakan ponakannya sejak Bulan Desember 2020 hingga Januari 2021. Mirisnya, pemer­kosaan itu sudah terjadi ber­kali-kali hingga membuat kor­ban yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) merasakan kesakitan.

Namun, saat aksi bejatnya tersebut terungkap oleh orang tua korban yang tidak lain adalah kakak dari pelaku sendiri, pelaku  berinisial R ini malah melarikan diri dari Kota Padang. Apa­lagi, pelaku juga mengetahui jika orang tua korban melaporkan dirinya ke Polresta Padang.

Pelaku pun kemudian berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk menghilangkan jejak. Setelah setahun berlalu, pelaku pun pulang ke rumah orang tuanya di Kota Padang karena merasa kasusnya telah aman. Saat itulah, pelaku langsung diamankan oleh tim Klewang bersama dengan jajaran Unit PPA Satreskrim Polresta Padang.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Ardiansyah Putra mengatakan, pelaku pencabulan anak di bawah umur ini merupakan warga Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Pelaku diamankan Rabu (16/11) sekitar pukul 20.00 WIB di kediaman orang tuanya.

“Pelaku jadi buronan selama lebih kurang 1 tahun atas kasus pencabulan sesuai dengan laporan polisi LP/120/B/III/2021/SPKT UNIT III, tanggal 5 Maret 2021 yang lalu. Korbannya merupakan ponakannya sendiri yang usianya masih 12 tahun,” ujar Kompol Dedy, Kamis (17/11).

Kompol Dedy mengatakan, kejadian pencabulan yang dilakukan oleh pelaku terjadi sejak bulan Desember 2020 sampai dengan Januari 2021. Dalam rentang waktu tersebut, pelaku diketahui telah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak tiga kali dengan cara melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

“Pelaku melakukan aksi bejatnya tersebut di dalam rumah korban yang beralamat di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Akibat dari perbuatan pelaku ini, korban menangis karena merasakan sakit di bagian alat vitalnya. Kemudian orangtua korban merasa kesal dan tidak terima atas perbuatan tersangka, melaporkannya ke Polresta Padang guna proses lebih lanjut,” katanya.

Kompol Dedy menuturkan, karena saat itu pelaku yang mengetahui dirinya dilaporkan ke Polisi, pelaku pun melarikan diri keluar Kota Padang hingga satu lamanya. Setahun berlalu, pelaku yang merasa dirinya aman kemudian kembali ke rumah orang tuanya.

“Mengetahui hal tersebut, Tim Klewang bersama unit PPA langsung menuju ke rumah orang tua pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan. Selanjutnya tim membawa pelaku ke Polresta Padang untuk proses lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengancam korban saat melakukan aksi bejatnya,” pungkasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top