Menu

Paman dan Tante Bunuh Keponakan, Mayatnya Ditemukan Kakek di Belakang Rumah

  Dibaca : 340 kali
Paman dan Tante Bunuh Keponakan, Mayatnya Ditemukan Kakek di Belakang Rumah
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pessel, serta Polsek Ranah Pesisir, berhasil mengamankan dua pelaku, RY dan EY. Diduga pelaku pembunuhan korban SE (16).

PESSEL, METRO
Entah apa yang merasuki benak RY (30), warga Kampung Pasir Harapan, Kenagarian Sungai Tunu Barat, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Bersama EY (39), seorang perempuan, mereka tega menghabisi Danil (16) yang tidak lain keponakan mereka juga. Anak dari kakak perempuannya.

Kejadian itu terungkap dari penemuan mayat, Kamis (5/11) sekitar pukul 07.00 WIB di Kampung Koto Baru, Nagari Sungai Tunu Barat oleh kakek korban, Inun (65). Mayat ditemukan dengan kondisi luka parah dan darah terdapat di kepala korban. Lokasinya berjarak sekitar 200 meter di belakang rumah korban.

Peristiwa itu kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian Polsek Ranah Pesisir dan tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel. Personel langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

Dari keterangan saksi-saksi, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Allan Budi Kusumah Katinusa didampingi Kapolsek Ransir Iptu Andi Yunardi langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Melibatkan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pessel dan Tim Opsnal Sat Reskrim. “Kita langsung turun ke TKP, dan melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim, Jumat (6/11).

Dari keterangan saksi-saksi, pembunuhan mengarah sementara pada paman korban. Dan, hari itu tim langsung melakukan pengembangan ke lokasi. Tak lama, polisi mengamankan orang yang diduga pelaku pembunuhan RY, adik ibu korban atau paman korban dan EY, ipar RY yang artinya juga tante korban.

Pada hari Kamis pukul 21.30 WIB Polsek Ranah Pesisir dibantu tim opsnal Sat Reskrim Polres Pessel berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Keterangan dari RY benar jika pelaku yang menghabisi korban bersama EY adalah tante korban.

Tegas Allan, keterangan sementara dari pelaku, kejadian berawal pada hari Kamis pukul 02.30 WIB, korban SA pulang ke rumah dari bermain di luar. Selanjutnya langsung tidur di ruang tamu dengan menggunakan sehelai tikar.

Kata Allan, diduga hanya merasa tidak dihargai karena melihat korban tidur di ruang tamu dengan tikar, pelaku marah. Menggunakan parang yang ada di dalam rumah, pelaku langsung menghabisi korban. Bukan dibacok, tapi diduga dengan gagang parang. Selanjutnya korban diseret oleh kedua pelaku ke arah semak 200 meter di belakang rumah. “Korban katanya sudang berulang kali dinasehati, tapi tetap tak berubah,” katanya.

Dan barang bukti berhasil didapatkan yaitu, dua senjata tajam jenis parang ukuran 50 CM, celana korban jenis jins, dua handphone merek Hammer dan Mito milik pelaku, satu bekas bungkus makanan yang berguna utk membersihkan darah di leher korban ada bekas sisa darah, baju dan celana yang dipakai pelaku EY sewaktu melakukan kejahatan, satu helai selimut dan satu lembar tikar plastik.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polres Pessel, dalam pengembangan penyelidikan lebih lanjut. Tujuannya untuk mengungkap motif sebenarnya pembunuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku RY dan EY, beserta barang bukti,” ujar Kasat Reskrim Polres Pessel.

Jika tidak ada halangan, Sabtu (7/11) penyidik Satrekrim Polres Pessel akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan pasal yang dikenakan terhadap pelaku pasal 338 dan 340 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

<span class="blue2 bdrblue">Fanpage</span> <span class="red">Facebook<span>

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional