Menu

Paman dan Ponakan Kompak Jual Sabu, Ditangkap Usai Transaksi dengan Polisi Menyamar

  Dibaca : 148 kali
Paman dan Ponakan Kompak Jual Sabu, Ditangkap Usai Transaksi dengan Polisi Menyamar
INTEROGASI— Kasat Narkoba Polres Pariaman, AKP Herit Syah menginterogasi paman dan ponakan yang ditangkap dengan barang bukti satu paket sabu.

PARIAMAN, METRO
Mengejutkan. Paman dan ponakan di Kota Pariaman ini ternyata kerjasama dalam menjalankan bisnis penjualan sabu untuk meraup pundi-pundi rupiah. Hebatnya, mereka berdua saling berbagi tugas agar aksinya itu tidak mudah terendus oleh Polisi.

Namun, paman dan ponakan berinisial RG (21) dan DS (23) akhirnya ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pariaman setelah petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli. Saat bertransaksi, paman dan ponakan itu dengan mudah diringkus petugas dengan barang bukti satu paket sabu siap edar.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Narkoba AKP Herit Syah mengatakan, pihaknya dapat informasi dari masyarakat bahwa kedua pelaku sering melakukan transaksi di Kelurahan Taratak Kecamatan Pariaman Tengah. Dari informasi itulah, pihaknya kemudian menjadikan kedua pelaku sebagai target penangkapan.

“Dalam proses penyelidikan, anggota melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu. Anggota menjalin komunikasi dengan pelaku lalu dihasilkanlah kesepakatan untuk melakukan transaksi di pelataran parkir salah satu rumah sakit swasta di Kota Pariaman pada Sabu (3/4),” kata AKP Herit Syah, Rabu (7/4).

Sekitar pukul 17.00 WIB, dijelaskan AKP Heritsyah, pihaknya langsung bergerak ke lokasi yang telah disepakati. Anggota yang menyamar pun kemudian berpura-pura berdiri di pelataran parkir dan tiba-tiba dihampiri oleh pelaku RG yang datang bersama DS. Saat itu juga dilakukan penangkapan terhadap RG.

“Saat kita geledah, ternyata tidak ada barang bukti sabu di tubuh RG. Kita interogasi dan pelaku mengakui sabu yang dipesan ada pada pelaku DS yang juga sudah diamankan di parkiran rumah sakit itu. Ketika digeledah, ditemukanlah satu paket sabu siap edar di kantong celana DS,” jelas AKP Herit Syah.

AKP Herit Syah menuturkan, dalam menjalankan aksinya pelaku menjalan perannya masing-masing yaitu satu bertemu dengan pembeli sedangkan satu lagi membawa barang yang akan dijual. Parahnya, kedua pelaku tersebut memiliki hubungan kekeluargaan yaitu RG merupakan anak dari saudara laki-laki DS.

“Mereka berdua ini paman dan ponakan. RG merupakan warga Kecamatan Pariaman Utara sedangkan DS warga Kecamatan Pariaman Tengah. Kedua pelaku selain menjual, juga merupakan pemakai dari barang haram itu,” ungkap AKP Herit Syah.

Ditegaskan AKP Herit Syah, terhadap kedua pelaku, akan dijerat pasal 144 ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1)  Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

“Kita saat ini masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan dan orang yang memasok sabu kepada mereka berdua. Yang jelas, kedua pelaku sudah kita kandangkan di sel tahanan Mapolres Pariaman,” pungkasnya. (ozi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional