Close

PakSa’ Kembali Bedah Rumah Warga tak Mampu di Limapuluh Kota

DIALOG— Ferizal Ridwan dan relawan PakSa berdialog bersama masyarakat dan akan membedah rumah warga miskin.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Tak henti-hentinya peng­giat dan relawan Pa­lanta Aksi Kemanusian dan Sosial (PakSa), menebar kebaikan memperjuangkan harapan warga miskin dan kaum dhuafa agar terus tersenyum di tengah keras dan beratnya perjuangan menda­patkan sesuap nasi se­genggam harapan.

Buktinya, jika pekan lalu relawan PakSa yang dikomandoi mantan Wa­kil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan di­dukung mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Ismardi dan mantan anggota DPRD Limapuluh Kota Nasrul Rasyid dan Haf­nizar Oyong selesai me­laksanakan kegiatan so­sial bedah rumah warga tak mampu di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limonagari.

Minggu (9/1) relawan PakSa kembali menggelar aksi kemanusiaan dan turun ke Jorong Nagari Ga­dang, Nagari Sariak La­weh, Kecamatan Akabikuru menyerahkan bantuan untuk keluarga Safruddin (50) dan Desmawita (49) yang mempunyai tanggungan anak lima orang.

Di Nagari Sariak La­weh relawan PakSa tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan sembako dan beras untuk warga tidak mampu. Namun berencana akan membangun rumah layak huni untuk  keluarga Safruddin  dan Desmawita yang hidup bersama lima orang anaknya di atas gubuk yang tidak la­yak.

Diakui Ferizal Ridwan, menyaksikan kehidupan pasangan suami istri Safrudin dan Desmawati, benar-benar ‘jatuah ka dalam aia mato’ kita melihatnya.

Bayangkan, di atas gubuk reot berdinding terpal berlantai tanah, tak ada penerangan lampu listrik, WC, dapur dan beratap seng bekas yang banyak bocor serta memiliki 4 o­rang anak, dua diantara­nya putus sekolah di SMP dan dua lainnya masih sekolah SD dan balita, itu pasangan dhuafa ini berjuang hidup.

 “Relawan PakSa berupaya untuk menyekolahkan kembali anak-anak­nya yang putus sekolah. Dan relawan PakSa juga akan membangun rumah layak huni untuk keluarga malang ini,” ujar Ferizal Ridwan yang akrab disapa Buya Feri itu.

Diakui Buya Feri, pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Safruddin  dan Desmawita dimulai minggu ini dengan target 30 hari tuntas. “Insya Allah kita akan ba­ngun rumah layak huni atau semi permanen ukuran 7 X 8 meter dilengkapi MCK, listrik dan dapur untuk keluarga Safruddin  dan Desmawita. Direncanakan pembangunannya akan tuntas dalam 30 hari ini,” ujar Buya Feri.

Dia juga menyebutkan, usai menggelar ke­giatan sosial dimulainya pembangunan rumah la­yak huni untuk keluarga Safruddin  dan Desmawita di Nagari Sariak Laweh, tim relawan PakSa berkunjung melihat lonsor di Situjuah Tungka yang menimpa satu rumah warga, tim relawan Paksa akan memberikan sembako untuk korban longsor.

Tak hanya itu, di Situjuh Batua tim relawan PakSa akan menyerahkan sembako dan bantuan tu­nai untuk Panti Sosial yatim piatu, Ibrahim. Selain itu memberikan bantuan sembako untuk kaum dhua­fah sebanyak 30 KK. “Kita berharap dan ber­do’a, niat baik tim relaa­wan Paksa akan terus mendapat dukungan dari donatur dan relawan yang peduli dengan nasib laum dhuafa,” pungkas Ferizal Ridwan. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top