Close

Paket Kebijakan Ekonomi Gairahkan Industri Pesawat

12507510046_12507509956_7 jour à Bukittinggi-pas cher
PARKIR—Dua unit pesawat angkutan umum parkir di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Ke depan, industri pesawat akan lebih bergairah berkat paket kebijakan ekonomi pemerintah.

JAKARTA, METRO–Menteri Perindustrian Saleh Husin menegaskan paket kebijakan ekonomi efektif menggairahkan industri perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair and Overhaul/MRO). Daya saing yang menguat memberi peluang lebih besar bagi perusahaan di industri ini berkompetisi dengan perusahaan sejenis di luar negeri.

Pemerintah, melalui paket kebijakan ke-8 telah membebaskan bea masuk 21 pos tarif komponen pesawat udara. Menyusul empat pos tarif komponen pesawat udara yang diusulkan Kementerian Perindustrian telah dibebaskan pada 2013.

“Industri penerbangan menjadi lebih efisien dan memiliki daya saing, sehingga menghadapi persaingan usaha industri dalam negeri mempunyai daya saing, utamanya menghadapi MEA,” ujar Saleh pada Sabtu (5/3).

Keyakinan Saleh ini lantaran banyak pesawat melakukan perbaikan serta perawatan di perusahaan MRO luar negeri. Hal ini menjadi peluang bagi MRO Indonesia. “Sebagian besar overhaul-nya di luar negeri. Nah dengan insentif dan rangsangan dari pemerintah, industri MRO kita terus bergairah untuk menarik peluang itu kembali ke Indonesia. Pesawat yang terbangnya Indonesia ya idealnya service-nya di Indonesia,” terang Saleh. (jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top