Menu

Pajang Foto Pakai Helm Curian di WA, Kompolotan Curanmor Terbongkar

  Dibaca : 296 kali
Pajang Foto Pakai Helm Curian di WA, Kompolotan Curanmor Terbongkar
KOMPLOTAN CURANMOR—Komplotan curanmor di wilayah hukum Polres Tanahdatar diamankan bersama sembilan unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Penangkapan pelaku dan barang bukti digelar di Mapolres Tanahdatar. (chandra antoni/posmetro)

TANAHDATAR, METRO – Berawal dari kecerobohan salah seorang pelaku memajang foto pada status WhatsApp (WA), memakai helm hasil curian. Jajaran Polres Tanahdatar akhirnya berhasil mengungkap komplotan curanmor. Selain meringkus lima pelaku, petugas juga menyita 9 unit motor berbagai jenis yang diduga hasil curian.

Yose Afrizal (24) adalah salah satu dari lima pelaku yang pertama kali ditangkap petugas. Dia lah yang memajang foto status WA nya dengan memakai helm hasil curian. Ternyata helm tersebut dikenali korbannya yang juga merupakan warga Lima Kaum, Batusangkar.

Menurut pengakuan korban, ia kehilangan motor bersama helmnya saat diparkiran disebuah tempat di kawasan Lima Kaum, beberapa waktu lalu.

“Berbekal foto di status WA tersangka itu, korban langsung mendatang Polres Tanahdatar, menyampaikan informasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi mendapati keberadaan tersangka Yose di Pekan Baru,” ungkap Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, dalam konfrensi pers, Selasa 10/9.

Kasatreskrim AKP Purwanto bersama anggotanya langsung mengejar tersangka ke Pekan Baru. Tersangka berhasil ditangkap dan digelandang ke Mapolres Tanahdatar.

“Setelah dilakukan pengembangan, tersangka membeberkan nama komplotannya hingga penadah. Hasilnya, dua pelaku dan tiga penadah berhasil kita ditangkap,” terangnya.

Selain mengamankan lima tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti sebanyak 9 unit kendaraan bermotor roda dua berbagai jenis dari tangan penadah yang ditangkap.

Dua pelaku pencuri sepeda motor adalah Yose Afrizal (24) panggilan Yose, warga Nagari Sungai Patai, Kecamatan Sungayang, Tanahdatar. Kemudian, Doni Saputra (24) Warga Jorong Sungai Pinang, Nagari Padang Laweh, Kemamatan Koto Tujuah, Kabupaten Sijunjung.

“Dua nama ini merupakan pelaku utama, alias tukang petik,” kata Bayu.

Sementara tiga penadah yang juga ikut ditangkap adalah Irwanto (35) warga Sungai Pinang, Nagari Padang Laweh Selatan, Kabupaten Sijunjung. Deki Antoro (22), warga Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kabupaten Sijunjung dan Supriadi (24), warga Jorong Sungai Gemiri, Nagari Padang Laweh Selatan, Kabupaten Sijunjung.

“ Doni Saputra bersama tiga penadah kita tangkap di daerah Sijunjung saat tengah malam. Senin 10/9 WI,” kata Bayu.

Saat ini, kelima tersangka sedang diperiksa lebih mendalam, karena diduga masih ada jaringan lainnya.

Penurut pengakuan Doni, dua korban kecelakaan pengendara mabuk beberapa waktu lalu di Nagari Minang Kabau, Kecamatan Sungayang Tanahdatar, adalah jaringannya.

“Saat ini, dua pengendara mabuk yang mengalami kecelakaan tersebut sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Padang. Status keduanya baru terduga, nanti akan kita dilakukan penyelidikan terhadap keduannya, ,” kata Bayu.

Ada Pun Sembilan Barang Bukti Yang Disita Tersebut Beat Hitam, Ba 2114 Kg No. Rangka Mhijfpi286k642616. Beat Slas Merah, Ba 5944 Kr, No. Rangka Mhijfd219dk900268. Scoopy Hitam, Ba 2543 Kl, No.rangka Mhijfli14ek129876. Scoopy Merah, Ba 3743 Kl, No. Rangka Mhijfw118gk276903. Mio Merah, Ba 3668 Kn, No.rangka Mh328d20baj744691. Beat Tanpa Nopol Hitam Slas Kuning, No. Rangka Mhijm211xjk775448. Beat Hitam Tanpa Nopol Sticer Sonic, No. Rangka Mhijfd227dk393914. Beat Slas Merah Tanpa Nopol, No. Rangka Mhijfd210dk744377 Dan Supra X, No. Rangka Mhijb912xak318422.

“Masih ada satu pelaku lainnya berinisial Y sedang kami dilacak keberadaannya. Orang tu juga masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO,” pungkas Bayu.(ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional