Menu

”Pahami Sementara Penangguhan Pembangunan Jalan Tol” di Padangpariaman

  Dibaca : 88 kali
”Pahami Sementara Penangguhan Pembangunan Jalan Tol” di Padangpariaman
PANTAU JALAN TOL—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Wagub Audy dan kapolda Sumbar I saat memantau pembangunan jalan tol, beberapa waktu lalu.

PDG.PARIAMAN , METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan pem­kab pahami penangguhan pembangunan jalan tol da­lam daerahnya, karena pan­demi Covid-19 yang  berpe­ngaruh pada anggaran. “Kon­disi negara saat ini pan­demi, kami memahaminya cuma masyarakat daerah­nyameminta untuk bidang tanah yang sudah dilakukan penilaian dan musyawarah dengan pemilik tanah kita harapkan segera dibaya­r­kan,” kata Bupati Padang­pariaman, Suhatri Bur, ke­marin.

Katanya, hingga saat ini pembangunan tol trase Pa­dang­pariaman menuju Sicin­cin masih dilakukan dan ada bidang tanah yang belum dilakukan penilaian harga serta juga ada yang dila­kukan musyawarah.

Dikatakan, jika sudah dila­kukan musyawarah maka tinggal menunggu pemba­yaran ganti rugi oleh pihak terkait. Suhatri menegaskan bahwa warga Padang­pa­ria­man dan pihaknya men­du­kung keberlanjutan pem­bangunan tol di daerah itu. “Buktinya sudah ada yang diganti rugi, sekarang tinggal menunggu pembayaran ha­sil musyawarah sebelum­nya, mereka sudah tahu be­rapa uangnya,” ujarnya.

Ia menyampaikan per­ma­salahan dalam pem­ba­ngunan merupakan hal yang sering ditemui diantaranya gugat-menggugat dalam sa­tu keluarga untuk satu bidang tanah namun hal itu dapat diselesaikan. “Tentu hal itu ada tempat penye­le­saian­nya, regulasinya juga ada,” tambahnya.

Sebelumnya informasi soal penangguhan proyek diketahui dari surat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Nomor BM.08-P/598 tentang Pe­lak­sanaan Pembangunan Jalan Tol Ruas Simpang Indralaya-Muara Enim Seksi Pra­bu­mulih-Muara Enim dan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin.

Dalam surat tersebut Ke­pala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit menyam­paikan kepada Dirut PT Hu­tama Karya dalam suratnya tertanggal 16 Juli 2021. Isi Surat Danang ini dilandasi dengan isi surat Dirjen Bina Marga Kementrian PUPR tertanggal 26 April 2021 ten­tang optimasi Pentaha­pan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sampai 2024.

Kepala BPJT sebagai pe­nguasa jalan tol di Indonesia memutuskan pembangunan jalan tol Padangpariaman menuju Pekanbaru sampai Sicincin. Sementara dari arah Pekanbaru hanya sampai Pangkalan saja. Sementara sisa ruas jalan tol sepanjang 144 Km yang membentang dari Kapalo Hilalang, Pa­dangpariaman ke Pangkalan, 50 Kota ditangguhkan se­mentara. Kondisi yang sama juga terjadi pada seksi jalan tol Prabumulih – Muara Enim sepanjang 54 Km juga di­tangguhkan pem­bangu­nan­nya.Tetapi ruas jalan tol Simpang Indralaya menuj Muara Enim Seksi Simpang Indralaya menuju Prabu­mulih sepanjang 65 Km tetap dilanjutkan.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional