Menu

Pagaruyung semakin Diminati Pelancong Lokal, Targetkan 1 Juta  Lebih Pengunjung

  Dibaca : 82 kali
Pagaruyung semakin Diminati Pelancong Lokal, Targetkan 1 Juta  Lebih Pengunjung
Bandara— Suasana di luar BIM.

TANAHDATAR, METRO – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menargetkan 1.075.000 pengunjung. Untuk mencapai target tersebut, Pemda terus berupaya melakukan berbagai pembenahan objek wisata maupun Sumber Daya Manusianya.

Kabid Pariwisata Dinas Parpora Tanahdatar Yendra Aprilla mengatakan, untuk tahun 2018 lalu saja, jumlah pengunjung wisatawan ke Tanahdatar juga melebihi target yang ditetapkan. Dari target yang ditetapkan sebanyak 1.050.000 pengunjung terjadi kenaikan sebanyak 23,6 persen atau sebanyak 1.297.786 kunjungan. Dijelaskan jumlah pengunjung tersebut masih didominasi oleh wisatawan nusantara yang datang berombongan ataupun dengan keluarga.

Objek wisata Istano Basa Pagaruyung masih menjadi destinasi favorit bagi para pengunjung. Kehadiran Pasar Van Der Capellen juga ikut mendongkrak jumlah pengunjung untuk berwisata di Tanahdatar. Serta beberapa objek wisata lainnya juga menjadi destinasi bagi pengunjung.

Di tahun 2017 lalu, tercatat sebanyak 1.276.879 kunjungan, dan pada tahun 2018 naik menjadi 1.297.786 kunjungan atau naik sebesar 2 persen dengan total kenaikan 20.907 pengunjung.

Hal ini sejalan dengan sektor wisata menjadi penyumbang aset besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga miliaran rupiah.

 “Total PAD dari sektor pariwisata pada tahun 2017 sebanyak Rp 5.781.882.176 naik pada tahun 2018 menjadi Rp 9.618.724.600,” terang Era.

Untuk meningkatkan kunjungan ke Tanahdatar sebut Kabid, berbagai upaya akan dilakukan oleh Pemkab Tanahdatar. Terutama untuk menarik wisatawan mancanegara yang sejak beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

”Kita akan gencarkan promosi, sosialisasi dan juga bekerja sama dengan guide nusantara. Kurangnya, wisatawan mancanegara memang dirasakan sejak beberapa tahun terakhir, dan itu tidak hanya Tanahdatar saja, akan tetapi seluruh wilayah Sumbar pada umumnya. Penyebabnya karena direct flight yang minim serta kesiapan kita menyediakan fasilitas bertaraf internasional,” ujar Era.

Kerjasama dengan berbagai pihak juga digencarkan demi menyokong pariwisata Tanahdatar. Terutama dengan hotel bintang empat satu-satunya di Tanahdatar Hotel Emersia.

“Kita juga mendapatkan bantuan CSR dari Hotel Emersia, dan untuk tahun ini akan kita bangunkan toilet berstandar internasional di komplek Istano Basa Pagaruyuang,” ujar Era.Bupati Tanahdatar Irdinansyah mengungkapkan, salah satu prioritas pembangunan ada pengembangan sektor pariwisata.

“Kami bersama Wakil Bupati Zuldafri Darma telah menetapkan empat prioritas pembangunan, salah satunnya pengembangan sektor pariwisata,” ungkap Irdinansyah.

Lebih lanjut Irdinansyah katakan dengan besarnya potensi wisata yang dimiliki diyakini Tanahdatar akan menjadi tujuan utama wisata di Sumatera Barat.

“Dengan menyandang nama Luak Nan Tuo, Tanahdatar merupakan pusat pengembangan budaya Minangkabau dengan segala macam atribut budaya dan tradisinya ditambah lagi keindahan alam dan kuliner khas yang dimiliki,” jelasnya lagi.

Ini tinggal lagi, sampai Irdinansyah, pemerintah daerah bersama stakeholder terkait dan masyarakat memajukan sektor pariwisata secara bersama-sama dengan berbagai program dan inovasi untuk peningkatan perekonomian masyarakat. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional