Menu

Padangpanjang jadi Kota Cerdas dan Berintegritas, Wako Fadly Undang KPK, Gandeng KI Sumbar

  Dibaca : 104 kali
Padangpanjang jadi Kota Cerdas dan Berintegritas, Wako Fadly Undang KPK, Gandeng KI Sumbar
WAKO DAN PEMRED— Wako Padangpanjang Fadly Amran bersama Kadis Kominfo, Tim Majelis Pertimbangan dan para pemred media massa di Sumbar, kemarin.

PADANG, METRO – Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Asrul sudah melewati 100 hari pascadilantik. Sejumlah program telah mulai dijalankan dan RPJMD kini sedang dipertajam. Keduanya melakukan berbagai terobosan dan inovasi agar kota lebih maju, masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) berintegritas.

”Kami ingin mewujudkan Padangpanjang menjadi kota cerdas dan berintegritas. Perlu sinergi dan dukungan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah), masyarakat serta rekan-rekan media,” ungkap Fadly Amran didampingi Kepala Dinas Kominfo Marwilis saat berdiskusi dengan para pemimpin redaksi media massa Sumbar, di RM Sederhana Padang, Senin (11/2).

Sebagai wujud komitmen mewujudkan kota cerdas, pemko bersama DPRD telah menetapkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD. Dengan begitu, ditargetkannya mutu pendidikan dan sumber daya manusia terdongkrak. Sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, kapasitas dan daya saing.

”Kita membuat program smart edu guna mendorong peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia berbasiskan teknologi informasi. Selain itu, ada juga smart surau untuk menggiatkan generasi muda kembali ke surau melalui peningkatan pembelajaran ilmu agama,” ujarnya pada kesempatan dihadiri Pemred Padang Ekspres Heri Sugiarto, Pemred Posmetro Padang Reviandhi, Pemred Haluan Rakhmatul Akbar, Pemred Rakyat Sumbar Revdi Iwansyah Putra, dan Pemred Metro Andalas Eko Yanche.

Menurut Fadly, sumber daya manusia yang cerdas saja belumlah cukup jika tidak memiliki integritas.

“Jadi, sumber daya manusia yang cerdas harus memiliki kepribadian yang jujur, berkarakter, Islami, dan antikorupsi,” jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam mewujudkan masyarakat dan aparatur sipil negara yang berintegritas, pada 18 Februari Fadly mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Padangpanjang untuk pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. “Ditargetkan mulai dari wali kota, wakil wali kota, sekko, kepala OPD, ASN, organisasi dharma wanita, ibu-ibu PKK, pemuka masyarakat, adat dan lainnya jadi punya pemahaman yang sama menghindari korupsi,” tutur Ketua KNPI Sumbar itu.

Pihaknya akan mengundang Komisi Informasi (KI) Sumbar yang mulai kemarin resmi dipimpin Adrian Tuswandi. Dengan adanya pemaparan dan supervisi dari KI diharapkannya mulai dari wali kota, wakil wali kota, sekko, kepala OPD dan ASN mengetahui bagaimana standar layanan untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik.

”Kami berkomitmen membuka secara transparan informasi berkaitan dengan RPJM, anggaran (APBD) hingga perjalanan dinas saya ke publik. Nantinya bisa diakses seluruh masyarakat di website resmi Pemko Padangpanjang,” katanya.

Kepada seluruh aparaturnya di pemko hingga garda terdepan di tingkat kelurahan, Fadly meminta agar dalam penyelenggaraan pemerintahan dapat melayani masyarakat dengan baik dan santun. Hal itu sejalan dengan reformasi birokrasi yang menuntut pelayanan publik secara cepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Fadly mengaku tengah menyelesaikan pemindahan pedagang pasar pusat dari kios penampungan yang sudah dilakukan pembongkaran. Hal itu dilakukan agar aktivitas perdagangan bisa menggeliat, berlangsung lancar dan nyaman.

”Hampir setiap hari rumah dinas saya selalu didatangi pedagang yang bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasinya. Kami berterima kasih kepada wali kota sebelumnya yang telah menyelesaikan pembangunan pasar. Saat ini, kami ingin semua pedagang bisa cepat menempati pasar tersebut sehingga bisa berdagang dengan nyaman,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kemacetan, pemko akan membenahi lokasi perparkiran. Kalau fasilitas tersebut telah memadai, maka akan memudah akses dan memberi rasa nyaman masyarakat yang ingin berbelanja ke pasar. “Jika tidak tertata dengan baik dan sempit, maka masyarakat jadi malas untuk masuk dan berbelanja ke pasar. Oleh karena itu, ini kita benahi semua,” imbuhnya.

Selain itu, Fadly akan membenahi pasar kuliner yang selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah di tanah air. Sehingga membuat nyaman masyarakat yang berjualan maupun pengunjung yang ingin menikmati kuliner. Begitu pula tempat parkirnya, bakal dibangun gedung parkir yang relatif luas. “Kita akan benahi bertahap sehingga tempatnya orang menikmati kuliner tersebut jadi refresentatif, lebih higienis dan harganya terstandardisasi. Jika sudah ditata, tentu saja orang yang datang makin ramai dan omzet penjualan pun jadi naik. Muaranya kesejahteraan masyarakat meningkat,” katanya.

Bagi para pedagang yang biasanya bergerobak, pemko akan mendata dan bertahap memberikan hibah berupa gerobak dilengkapi tenaga surya sehingga tidak memerlukan sambungan listrik dari PLN untuk penerangannya. “Inovasi ini kami namakan e-warung. Gerobak ini juga dilengkapi billing seperti di Singapura sehingga pedagang bisa mengetahui transaksinya hari itu dan pajak yang harus disetor ke daerah,” tukasnya.

Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), pihaknya akan membentuk satuan tugas (satgas) yang mengawasi dan menagih pajak usaha-usaha yang beraktivitas di Padangpanjang.

“Pajak yang disetorkan ke kas daerah hanya sebesar 5 persen. Cukup ringan memang. Untuk itu, kami minta semua usaha tertib bayar pajak untuk PAD,” ujarnya. (adv)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional