Menu

Padang Timur Tertinggi Kasus Corona

  Dibaca : 640 kali
Padang Timur Tertinggi Kasus Corona
Grafis Covid-19

AIAPACAH, METRO
Hingga Selasa (2/6), total penderita Covid-19 yang ada di Padang mencapai 389 orang. Kemarin saja, ada tambahan lima kasus baru yang tersebar di lima kelurahan.

Berdasarkan data di akun instagram @humas.kotapadang, kelurahan tersebut yaitu, Bungus Timur (1 kasus), Air Tawar (1 kasus), Ikur Koto (1 kasus), Kampung Baru (1), dan Limau Manis (1 kasus).

Sementara itu, pada Selasa (2/6), juga bertambah tiga pasien yang sembuh. Pasien tersebut berasal dari Jati (1), Parupuk Tabing (1) dan Flamboyan (1). Total pasien Covid-19 yang sembuh yaitu 155 orang.

Sedangkan berdasarkan sebaran per kecamatan, Padang Timur masih tetap tertinggi dengan 65 kasus. Kemudian disusul Kuranji 63 kasus, Lubukbegalung 60 kasus, Kototangah 45 kasus, Padang Barat 42 kasus, Pauh 25 kasus, Padang Selatan 25 kasus, Padang Utara 24 kasus, Nanggalo 20 kasus, Lubukkilangan 17 kasus, dan Bungus Teluk Kabung 3 kasus.

Berdasarkan kelurahannya, terbanyak ditemukan di Kuranji 21 kasus. Kemudian disusul Pagambiran 18 kasus, Mata Air 15 kasus, Andalas 14 kasus, Sawahan 13 kasus, Kurao Pagang 13 kasus, Banuaran 11 kasus, Pisang 11, Padang Pasir 11 kasus, Purus 10 kasus dan Indarung 10 kasus.

Terdapat delapan kelurahan yang sudah bebas dari Covid-19. Ini dikarenakan adanya pasien yang sudah sembuh/meninggal, sehingga yang tidak ada lagi kasus konfirmasi Covid-19. Kelurahan tersebut yaitu Koto Pulai, Alanglaweh, Gunungpangilun, Anduring, Jati, Tanjung Saba Pitameh, Gurunlaweh, dan Koto Lalang.

Anggota DPRD Padang, Amran Tono mengatakan bahwa, jika total Covid-19 dikurangi dengan pasien yang sembuh dan meninggal, maka ada 216 orang penderita Covid-19 saat ini. Sebagian mereka dirawat di rumah sakit, sebagian lagi dikarantina dan diisolasi mandiri.

“Rilnya sekarang kan cuma 216 orang yang positif se-Kota Padang. Jika dibandingkan dengan 1 juta penduduk Padang, angkanya masih relatif kecil,” sebut Amran.

Artinya, kata dia, jika dibandingkan dengan kelurahan yang ada yang mencapai 104 kelurahan, maka bisa dikalkulasikan jumlah penderita Covid-19 di setiap kelurahan hanya 2 orang perkelurahan. “Saya rasa tak perlu ditakuti. Angkanya masih relatif masih kecil,” sebut Amran.

Menurut Amran, yang perlu dilakukan yaitu menjalankan protokol Covid-19 dan berdamai dengan keadaan. Yakni, tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, jaga kebersihan tubuh dan pakaian, pakai masker dan tingkatkan imun tubuh.

Dengan kesadaran ini terangnya, maka ekonomi akan kembali bergerak. Sebab, kalau lama-lama seperti ini, ekonomi Padang akan semakin lumpuh. “Mari kita berdamai dengan keadaan. Tetap jalani aktivitas sehari hari, tapi dengan menjalankan protokol Covid-19,” harapnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional