Close

Padang Sibusuk Butuh Normalisasi Batang Lasi, Panen Gagal, Sawah Sering Terendam

TINJAU--Bupati Benny Dwifa Yuswir dan Wabup Iraddatillah meninjau lahan pertanian masyarakat Nagari Padang Sibusuak, Kecamatan Kupitan.

SIJUNJUNG, METRO
Masyarakat Nagari Padang Sibusuak, Kecamatan Kupitan sangat mengharapkan program normalisasi sungai Batang Lasi yang mengalir di Jorong Kapalo Koto. Pasalnya, lahan pertanian warga yang terletak di daerah aliran sungai kerap kali terdampak banjir bandang luapan sungai Batang Lasi dan mengakibatkan kerugian terhadap petani.

Luapan sungai Batang Lasi sudah menjadi agenda tahunan yang membanjiri lahan pertanian masyarakat. Akibatnya, puluhan hektare tanaman warga sering kali mengalami gagal panen.

“Luapan air sungai di lokasi tersebut sudah menjadi agenda tahunan. Akibatnya puluhan hektar lahan terendam banjir. Kini berbagai macam tanaman siap panen rusak karena terdampak luapan sungai Batang Lasi,” tutur Afrizaldi, Walinagari Padang Sibusuk.

Sejumlah tanaman yang mengalami gagal panen tersebut seperti, padi, jagung, cabe ,terong, semangka dan sayur-sayuran. “Sekitar 10 hektar lahan warga terdampak akibat luapan sungai yang terjadi pada Rabu (12/5) kemarin,” ungkap Afrizaldi, Senin (17/5).

Masyarakat sangat mengharapkan, adanya kegiatan normalisasi sungai untuk mengatasi persoalan menahun tersebut. “Tadi Bupati dan Wabup serta sejumlah OPD mendatangi lahan pertanian yang gagal panen. Kita telah sampaikan agar normalisasi sungai bisa dilakukan di daerah tersebut,” papar Afrizaldi.

Dari pemerintahan nagari, Afrizaldi mengatakan bahwa akan mengirimkan proposal kepada pemerintah provinsi yang ditujukan pada BWS 5 Sumbar. “Tadi Bupati juga menyampaikan demikian untuk mengirimkan proposal ke provinsi. InsyaAllah dalam waktu dekat akan kita kirimkan,” kata Afrizaldi.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah daerah akan memprioritaskan bantuan pertanian kepada para petani yang terdampak. “Kalau bantuan secara langsung dari kunjungan tadi tidak ada. Namun Bupati menginstruksikan agar para petani yang terdampak diprioritaskan dalam penyaluran bantuan di bidang pertanian seperti, bantuan bibit, Alsintan dan lainnya,” tambah Afrizaldi. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top