Close

Padang Panjang Siapkan 3 Langkah Penanggulangan Inflasi

PDG.PANJANG, METRO–Pemerintah Kota me­nyiapkan tiga langkah penanggulangan inflasi serta antisipasi dampaknya terhadap masyarakat. Yaitu Gerakan Tanam Cabai, sub­sidi tarif angkutan dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pemba­ngu­nan, Zulkifli, S.H didampi­ngi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam (SDA) Setdako, Putra Dewangga, SS M.Si, usai melaksanakan Rapat Kordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022 secara daring, kema­rin.

“Ke depan kita juga perlu melakukan sinergi dengan daerah lain berkaitan dengan penanggulangan inflasi. Beberapa daerah menjadi penyuplai bahan pokok. Jadi diharapkan ada kerja sama me­ngatasi terjadinya inflasi,” ungkap Zulkifli.

Sementara itu Putra Dewangga mengatakan, melalui Gerakan Tanam Cabai, Pemko memberikan bibit cabai kepada kepada seluruh Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Ada pembinaan dan reward di situ. Bertanam cabai ada tekniknya. Jadi KWT dipercaya mampu mengolah itu. Diharapkan produksi cabai bisa me­ningkat. Sehingga ti­dak ada lagi kekhawatiran kelangkaan cabai,” ujarnya.

Terkait subsidi tarif ang­kutan, lanjut Putra, diberikan kepada pengusaha ang­kutan kota Padang Panjang dengan menutup tambahan tarif yang timbul sebagai dampak kenaikan harga BBM.

“Besaran subsidi (tambahan tarif) ditetapkan berdasarkan hasil analisis Dinas Perhubungan terhadap kenaikan tarif ang­kutan kota yang diusulkan oleh Organda. Mengingat keterbatasan anggaran, maka angkutan perbatasan tidak diberi subsidi,” jelasnya.

Selanjutnya, BST dari APBD diberikan pada ma­syarakat terdampak inflasi, termasuk ojek dan UM­KM. Prioritas pertama pe­nerima BST yaitu penduduk yang termasuk dalam ka­tegori kemiskinan ekstrem yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Lalu, prioritas kedua, penduduk yang termasuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan So­sial). Ti­dak menerima BST, BSU (Bantuan Subsidi U­pah) ataupun BPUM (Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro) dari pusat. Dalam satu KK (Kepala Keluarga) hanya bisa menerima sa­tu jenis bantuan. “Untuk Gerakan Tanam Cabai su­dah kita mulai. Langkah berikut ialah pemberian subsidi tarif angkutan dan BST. Ini akan segera kita laksanakan,” tuturnya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top