Menu

Padang Ketiban Dana Insentif Daerah Rp52 M, Digunakan untuk Kegiatan di OPD yang Berprestasi

  Dibaca : 151 kali
Padang Ketiban Dana Insentif Daerah Rp52 M, Digunakan untuk Kegiatan di OPD yang Berprestasi
PROGRAM KERJA— Kepala BPKA Kota Padang, Andri Yurika menyampaikan program kerja OPD tersebut di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (23/1).

AIA PACAH, METRO – Kota Padang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat senilai Rp52 miliar pada 2019 ini. Dana dari pemerintah pusat ini meningkat 200 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya berjumlah Rp28 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKA), Andri Yulika menyebutkan, dana itu sebagai bentuk reward dari pemerintah pusat atas kinerja atau prestasi Pemko Padang dalam mendukung sejumlah program pemerintah pusat di daerah.

Dana tersebut, terang Andri, didapatkan dari beberapa kegiatan yang dianggap baik. Seperti prestasi Pemko Padang dalam pengelolaan sampah yang dianggap baik sehingga Padang mendapatkan piala Adipura. Atad prestasi ini, DID yang diberikan pada pemerintah pusat sebanyak Rp9 miliar.

“Kota Padang juga mendapat dana insentif senilai Rp15 miliar karena dinilai telah mengelola keuangan dengan baik. Begitu juga dengan nilai Sakip Pemko Padang yang berada diperingkat BB. Prestasi ini juga menyumbang insentif sebesar Rp10 miliar,” tukas Andri.

Prestasi lainnya ungkap Andri, yaitu masuknya Kota Padang dalam deretan 40 besar pemerintah daerah dengan inovasi terbaik di Indonesia. Kinerja ini juga menghadiahkan insentif sebesar Rp9 miliar.

“Hal-hal itulah yang membuat DID yang kita terima hingga Rp52 miliar tahun ini,” sebut Andri Yulika di Media Center Balai Kota, Rabu (23/1).

Andri mengatakan, saat ini DID itu sudah masuk dalam DPA masing masing OPD. Sebagai bentuk apresiasi Pemko, DID itu digunakan lagi untuk membiayai kegiatan-kegiatan di OPD yang berprestasi. Seperti pada Dinas Kesehatan, dana insentif dari pemerintah pusat senilai Rp9 miliar itu digunakan untuk memperluas Puskesmas Padang Pasir.

Sementara pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebut Andri, dana insentif itu digunakan untuk pengadaan alat-alat untuk mendukung kinerja petugas kebersihan, seperti eskavator, dam truck dan lainnya.

Anggaran itu, sebut dia, sudah bisa dibelanjakan oleh masing-masing OPD. “Saat ini sudah mulai bisa digunakan, asal sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya,” tegas Andri lagi. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional