Menu

Padang Kekurangan 40 Ribu Blanko e-KTP

  Dibaca : 368 kali
Padang Kekurangan 40 Ribu Blanko e-KTP
Ilustrasi e-KTP

SUDIRMAN, METRO–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang masih kekurangan 40 ribu blanko e-KTP. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Muji Susilawati mengatakan, untuk warga yang akan mengurus e-KTP, sekarang hanya bisa dapat surat keterangan (Suket), sebab ketersediaan blanko masih kosong.

“Suket yang diterima itu sah dipergunakan untuk keperluan apa saja dan berlakunya selama enam bulan,” ujar mantan Kepala BPMPKB ini, Kamis (23/1).
Ia menambahkan, pengusulan blanko telah dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Disdukcapil Padang meminta sesuai kebutuhan yakni 40 ribu. Jika tak ada kendala, blanko e-KTP akan tiba pada Februari ini.
“Untuk jumlahnya kita tak mengetahui pasti. Yang jelas jika tiba Disdukcapil siap distribusikan pada warga,” ucapnya.

Kekosongan blanko tersebut lanjutnya tak mengganggu proses pelayanan. Disdukcapil Padang tetap melayani kepentingan warga seperti biasa yang kedatangan warga per hari mencaapai 300-500 orang.

“Kita terus melayani untuk urusan lainnya seperti pembuatan KK, surat pindah, surat kematian, dan akte kelahiran. Untuk proses pelayanan satu pintu dan pengurusannya memakan waktu paling lambat setengah hingga satu jam lamanya,” sebutnya.

Pengurusan keperluan warga terangnya, tidak dipungut bayaran sepersen pun alias gratis. Jika ada oknum yang kedapatan memungut, dirinya siap memanggil dan berikan sanksi. Supaya yang berbuat jera dan pegawai lainnya tidak berbuat hal demikian.
“Kepada masyarakat diminta tak memberi kepada personel serta laporkan jika ada yang memungut. Itu tak dibenarkan tindakannya dan pungli namanya,” sebutnya.

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Padang, Jumadi meminta kepada Disdukcapil untuk jemput bola terkait persoalan ini. Sehingga kekurangan blanko tidak berlangsung lama serta warga mendapatkan haknya.

“Kemudian, kepada warga untuk bersabar menanti blanko serta pergunakan Suket yang ada, sebab itu juga sah dipakai. Disdukcapil Padang diminta melayani warga dengan baik, ramah tamah,” ujar kader Golkar ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional