Menu

Padang Hujan Lebat, tapi Banjir Tak Terlihat

  Dibaca : 936 kali
Padang Hujan Lebat, tapi Banjir Tak Terlihat
libur—Banjir yang “menenggelamkan” MIN 3 Gunungpangilun, Padang Utara, membuat siswa tak bisa bersekolah. Buruknya drainase diduga menjadi penyebab utama banjir.

Mahyeldi: Tetap Waspada dan Siap Siaga

GUNUNGPANGILUN, METRO— Hujan lebat yang melanda sepanjang Selasa-Rabu (24-25/12) membuat warga Kota Padang cemas. Alhamdulillah, kecemasan itu tak berlanjut dengan datangnya banjir. Bahkan, sampai Rabu siang, sejumlah kawasan yang biasanya langganan banjir terdeteksi aman-aman saja.
Salah satunya di sebuah rumah di kawasan Gunungpangilun, Padang Utara — tepatnya di Jalan Gajah Mada. Ayu (31) penghuni rumah mengaku sangat cemas kalau hujan sudah melanda cukup lebat dan lama. Bahkan, dia dan keluarga siap-siap mengungsi atau memindahkan peralatan rumah tangga ke lokasi yang lebih aman. Tap, setahun terakhir tak lagi banjir mendekat.
“Mungkin sejak drainase diperbaiki, ditambah trotoar yang baik, jalan ini tak tergenang lama lagi. Meski hujan lebat, tak membuat kawasan ini banjir. Semoga infrastruktur terus dibenahi, agar kami tak kebanjiran lagi. Terima kasih untuk Pemko Padang yang terus membenahi sisi kanan-kiri jalan,” kata ibu dua anak ini.
Warga Lolong, Padang Utara, Ati (40) juga menyampaikan hal yang serupa. Biasanya kawasan jalan menjelang ke rumahnya sulit dilewati saat hujan lebat. Banjir datang dan mereka akan kesulitan pulang atau pergi dari rumah. Akibatnya, mereka terkesan “terisolasi” dari lingkungan luar.
“Tadi malam bahkan sejak kemarin sian hujan lebat. Rumah kami tak kebanjiran. Mungkin karenq drainasenya sudah dibenahi di kanan kiri. Semoga semakin diperbaiki dan dirawat beraama. Agar masa-masa kami kebanjiran itu tak terulang lagi. Semoga kalau hujan lebat, kami aman-aman saja,” katanya.
Warga Siteba, Nanggalo, Rahmat (50) juga sempat khawatir dengan hujan lebat sepanjang Selasa sampai Rabu. Bahkan, awan mendung hitam masih menggelayut sepanjang hari. Dia juga terus melihat lingkungan sekitar, siapa tahu ada got yang tersumbat yang bisa membuat banjir di perumahannya.
“Kami sering goro untuk membersihkan drainase kompleks. Kalau hujan lebat, kami tetap waspada. Tapi syukur tak ada banjir. Karena drainase telah dibenahi dan semoga terus dirawat bersama-sama. Kami juga tak mendengar banjir di kawasan Nanggalo lainnya,” katanya kepada koran ini.
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah merasa bersyukur tidak ada banjir saat hujan lebat lama mengguyur. Namun, dia masih mendapati adanya pohon tumbang dan jalan putus karena longsor di sejumlah tempat. Sebagai Wako, dia menyebut siap memberikan pelayanan terbaik untuk warga.
“Kami imbau warga tetap hati-hati dan siap siaga menghadapi segala kemungkinan bencana. Begitu juga saat liburan saat ini. Mari kita jaga objek wisata di Kota Padang. Mari kita memberikan pelayanan terbain untuk tamu-tamu kita. Semoga tak ada banjir atau bencana yang merugikan kita semua lagi,” katanya. (r)
Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional