Menu

Padang Berisiko Masuk Zona Merah, Sejumlah Pejabat Pemko Terpapar Corona, Jika Tak Panting, Jangan Keluar Rumah

  Dibaca : 86 kali
Padang Berisiko Masuk Zona Merah, Sejumlah Pejabat Pemko Terpapar Corona, Jika Tak Panting, Jangan Keluar Rumah
WAMENAG— Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menilai edukasi masyarakat terkait vaksinasi dan pencegahan penularan Covid-19 sangat penting.

AIA PACAH, METRO–Kota Padang berisiko dan sangat ber­potensi masuk zona merah. Data dari situs resmi pem­prov­sumbar.co.id, Kota Pa­dang berada diangka 2,20 untuk indikator kese­hatan masyarakat. Ar­tinya, angka tersebut hampir mendekati zo­na me­rah.

Tak hanya itu, saat ini, sejumlah pejabat Pemko Padang di­ka­barkan saat ini terpapar covid-19. Diantara nama-nama peja­bat yang terka­barkan ter­jangkit virus itu adalah Ke­pala DPMPTSP, Cori Saidan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Mairizon, Kepala Dinas Perhu­bu­ngan, Dian Fakri serta Plt In­spektorat, Ferry Rinaldy, Camat Padang Barat, Eri Sendjaya.

Perihal terpaparnya se­jum­lah pejabat Pemko Pa­dang itu dibenarkan oleh Asisten  Pemerintahan Pem­ko Padang, Edy Hasy­mi. Namun untuk Eri Send­jaya, menurutnya, baru saja dinyatakan sembuh setelah sebelum sempat berada di tempat isolasi Kampung nelayan.

Sedangkan untuk kon­disi kesehatan Kepala DLH Mairizon dalam kondisi baik, karena cuma anaknya yang positif.

Sementara untuk Ke­pala DPMPTSP, Cori Saidan, Kepala Dinas Perhu­bu­ngan, Dian Fakri serta Plt. Inspektorat  juga sedang positif dan kini sedang men­jalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Untuk sementara, ba­ru itu yang kita ketahui terpapar Covid-19,” tandas Edy.

Untuk menghindari pe­nu­laran kepada ASN lain­nya, terutama bawahan masing-masing, maka nan­ti­nya akan dilakukan swab kepada para pegawai yang sempat kontak erat dengan para pejabat Pemko Pa­dang tersebut. Sehingga pe­nu­laran bisa dicegah.

“Tidak semuanya kita periksa, mungkin yang kon­tak erat saja,” katanya.

Saat ini diketahui, se­cara nasional Sumatera Barat masuk zona merah. Dan Kota Padang, sebagai ibu kota provinsi hampir mendekati zona merah.

“Kepada seluruh ASN Pemko Padang serta mas­yarakat secara umum agar tidak keluar rumah jika tak ter­lalu penting-penting amat,” ujar Edy.

Ia juga menghimbau semua ASN Pemko Pa­dang disiplin protokol kese­hatan. Tetap mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Sementara Kepala Din­kes Kota Padang Ferimul­yani Hamid, juga meminta kepada seluruh warga un­tuk tetap menerapkan 3 M dan meminimalisir kegia­tan di luar rumah.

“Seluruh warga di Pa­dang diimbau agar tidak ke­luar rumah jika tak terlalu penting,” kata Ferimulyani.

Selain itu, ia meng­im­bau agar warga disiplin pro­tokol kesehatan. Tetap mengenakan masker, men­jaga jarak, mencuci ta­ngan. “Warga diharapkan segera vaksinasi,” imbau­nya.

Sisi lain, warga yang merasakan gejala Covid-19 agar segera meme­rik­sakan diri. Mendatangi Pus­kesmas untuk swab. “Jika terasa gejala Covid-19 seperti hilang penciu­man, demam, dan lainnya, segera swab dan mela­kukan isolasi mandiri,” pungkasnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional