Menu

Padang Berada di Zona Orange

  Dibaca : 214 kali
Padang Berada di Zona Orange
Ilustrasi

AIAPACAH, METRO
Sempat berada di zona merah, Kota Padang saat ini berada di zona orange bersama dengan sembilan kabupaten/kota lainnya di Sumbar. Sementara itu, ada sembilan kabupan/kota lainnya berada di zona kuning.

“Berdasarkan hasil perhitungan dari 15 indikator Kesmas untuk penetapan zonasi suatu daerah berdasarkan data onset (bukan data publish) yang selalu kita update sekali seminggu dan diumumkan setiap hari Minggu-nya, didapat hasil bahwa tidak ada lagi daerah di Sumbar dalam zona merah dan hijau,” ujar Kepala Diskominfo Sumbar, Jasman Rizal, Minggu (13/9).

Jasman menyebutkan, berdasakan hasil perhitungan data onset pada minggu ke-27 ini (13 September – 19 September 2020), zona orange yaitu, Padang, Bukittinggi, Kota Solok, Sawahlunto, Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, Tanahdatar, Sijunjung, Padangpariaman.

Kemudian, zona kuning, yaitu, Padangpanjang, Payakumbuh, Pasaman, Kabupaten Solok, Pessel, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Dharmasraya, dan Solok Selatan. “Kita berharap, kabupaten/kota dapat segera menyesuaikan tindakan protokol kesehatan di daerah masing-masing disesuaikan dengan kategori zonasi daerah tersebut di atas,” ungkap Jasman yang juga Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar.

Jasman mengungkapkan, bahwa untuk daerah yang berada di zona orange, memiliki risiko tinggi penyebaran dan potensi virus tidak terkendali. Tingkat transmisi Covid-19, transmisi lokal mungkin bisa terjadi dengan cepat. Transmisi dari kasus impor yang akan terjadi secara cepat. Klaster-klaster baru harus terpantau dan dikontrol melalui pengujian dan tracing agresif.

Bentuk implementasi sektor terang Jasman, yaitu masyarakat disarankan tetap berada di rumah, tetap jaga jarak jika di luar rumah di semua aspek, pembatasan penumpang dan protokol ketat di transportasi publik, masyarakat bekerja dari rumah, kecuali untuk fungsi tertentu. Tempat umum ditutup, perjalanan dengan protokol kesehatan diizinkan.

“Aktifitas bisnis dibuka terbatas selain keperluan esensial seperti farmasi, supermarket bahan pokok, klinik dan stasiun bahan bakar dengan tetap memberlakukan jarak fisik. Fasilitas pendidikan ditutup sementara dan kelompok rentan tetap tinggal di rumah,” tandasnya.

Berdasarkan data yang ada di website dinkes.padang.go,id, pada Minggu (13/9) terdapat penambahan 38 kasus baru Covid-19 di Kota Padang. Dengan adanya penambahan ini maka total ada 1.705 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Padang.

Kemudian, terdapat penambahan 14 kasus sembuh kemarin di Kota Padang, sehingga totalnya sudah mencapai 1.103 kasus. Selanjutnya, ada tambahan tiga kasus meninggal. Dengan demikian maka total meninggal dunia ada 42 orang.

Hingga Minggu (13/9) telah ada 95 kelurahan di Kota Padang yang terjangkit Covid-19. Kemudian, terdapat 11 kelurahan yang sudah bebas dari Covid-19 karena pasiennya ada yang sembuh atau mening gal dunia. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional