Menu

Otak Curanmor Nanggalo Diciduk saat Ngopi

  Dibaca : 1478 kali
Otak Curanmor Nanggalo Diciduk saat Ngopi
M Ali Ramdhani
pencuri motor - posmetroweb

ilustrasi

PADANG, METRO–Setelah melakukan pengembangan, akhirnya polisi berhasil menangkap otak pelaku pencurian sepeda motor di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Selasa (17/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku yang bernama Syamsir (30), warga Jalan Raya Kurao ini berhasil ditangkap setelah polisi mengorek keterangan dari Nofriandi yang telah dulu ditangkap tim Reskrim Kuranji beberapa waktu lalu. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Nanggalo guna pengusutan lebih lanjut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Kuranji, Kompol Asril Prasetya kepada wartawan mengatakan, penangkapan tersangka berawal pengembangan dari Nofriandi yang telah dulu diamankan oleh tim Reskrim Polsek Kuranji.

”Setelah Nofriandi dan Chandra kita amankan, kemudian dilakukan pemeriksaan. Nofriandi mengaku bukan dia yang melakukan pencurian kepada petugas. Dia mengaku mendapatkan sepeda motor itu dari rekannya Syamsir,” kata Asril.
Mendapati keterangan pelaku, tim Reskrim Polsek Kuranji membentuk tim untuk menangkap Syamsir yang diketahui berdomisili di Nanggalo. Setelah dibentuk, petugas langsung menyebar ke lapangan guna memburu Syamsir. Pemburuan petugas menuai hasil, tersangka berhasil ditangkap di lokasi saat tengah duduk. “Dia kita tangkap saat lengah. berasa di warung kopi, Jadi pelaku tidak bisa melawan,” kata Asril.

Setelah pelaku ditangkap, petugas pun mengkronfortir keterangan Syamsir dengan Nofriandi dan Chandra. Dari keterangan ketiganya membuktikan kalau yang melakukan curanmor terhadap Nurbaini (58) dengan nomor laporan LP/693/K/XI/2015/Skt Kuranji merupakan Syamsir. “Saat ini pelaku Syamsir masih kita periksa secara itensif guna mengungkap TKP lainnya. Tidak tertutup kemungkinan mereka ini telah melakukan aksi lebih dari sekali,” terang Asril.

Asril menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, ketiganya memang berkaitan, dimana Syamsir berperan sebagai pelaku Curanmor, Nofriandi sebagai perantara atau menolong perbuatan jahat, dan Chandra sebagai penadah barang curian.

“Saat ini ketiganya telah dimamankan di Mapolsekta Kuranji. Ketiga nya juga dijerat dengan pasal yang berbeda, Tersangka Syamsir dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, Nofriandi dijerat pasal 55 jo 56 KUHP karena  melakukan pertolongan jahat, san Chandra dijerat 480 KUHP karena membeli barang hasil kejahatan,” pungkas Asril.

Asril menjelaskan, tersangka Syamsir meminta bantuan kepada Nofriandi untuk menjualkan sepeda motor hasil curian itu dan Nofriandi menjualkan sepeda motor itu ke Chandra. “Chandra membeli sepeda motor itu Rp2,3 juta dan dibayar kepada Nofriandi, kemudian menyerahkan uang Rp2 juta kepada tersangka Syamsir,” jelas Asril.

Sebelumnya, dua orang pria berhasil ditangkap tim Reskrim Polsek Kuranji di Jalan By Pass Simpang Kampung Lalang Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji, Sabtu (14/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Ditangkapnya kedua pelaku, berkat pemilik sepeda motor yang melihat kendaraannya dibawa pelaku dan melaporkan ke Mapolsek Kuranji. Sebelumnya, korban telah membuat laporan dalam kasus curanmor.

Kedua pelaku, Nofriandi (32), warga Jalan Jati Parak Salai Kecamatan Padang Timur (pelaku curanmor) dan penadahnya, Chandra (43) warga Kompleks Singalang  Kelurahan Lubuk Minturun Kecamatan Koto Tangah. Saat ini, kedua pelaku bersama barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario pink tanpa nomor polisi telah diamankan di Mapolsek Kuranji untuk pengusutan lebih lanjut.

Sebelum berhasil ditangkap, korban memang telah terlebih dahulu membuat laporan ke Mapolsekta Kutanji bahwa sepeda motor Honda Vario pink BA 2293 AY milik korban diparkirkan di TK Aniva Balai Baru samping SMP N 18  Kelurahan Gunung Sarik, Kuranji, telah dicuri orang, Sabtu (14/11) pagi lalu.

Hilangnya sepeda motor itu diketahui oleh korban, Saat dia hendak pulang, dilihat sepeda motor tersebut sudah tidak ada lagi dan ibu rumah tangga itu pun langsung membuat laporan polisi terkait kejadian itu. Setelah membuat laporan, hari itu juga, Sabtu (14/11) sore, korban yang bernama Nurbaini (58) kebetulan melihat kendaraannya yang sebelumnya hilang dicuri orang itu dibawa oleh pelaku di tempat pembuatan kunci palsu.

Mengetahui kendaraannya dibawa pelaku, korban pun kembali melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kuranji.  Setelah memberitahukan kepada petugas Polsek Kuranji, keberadaan sepeda motornya itu, korban bersama petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku Chandra. Saat diperiksa ternyata benar, sepeda motor tersebut memang terbukti milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang di lokasi kejadian.

Berhasil ditangkap, pelaku bersama dengan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek guna pengusutan lebih lanjut. Lalu, petugas pun menginterogasi Chandra dan dia menyebut bahwa kendaraan yang dibawanya itu telah dibeli Chandra dari Nofriandi. Petugas kemudian kembali melakukan pengembangan untuk menemukan keberadaan Nofriadi. Petugas langsung bergerak ke rumahnya dan segera menangkapnya. Saat ditangkap Nofriandi tidak melakukan perlawanan. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional