Menu

Ortu Bingung dengan PPDB SMA/SMK

  Dibaca : 138 kali
Ortu Bingung dengan PPDB SMA/SMK
PPDB Online

KURANJI, METRO
Hingga kini, pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK masih belum bisa dilakukan. Orang tua (ortu) makin dibuat bingung bercampur cemas jikalau anak mereka tak bisa bersekolah.

“Kecek masinnyo waktu melakukan pencarian, saat ini anda belum diterima. Antah apo mukasuiknyo. Padahal, alun ado maisikan nilainyo lai,” sebut Anis (40), salah seorang ibu-ibu kepada POSMETRO, Senin (29/6).

Sejak beberapa waktu belakangan, warga Kuranji ini mengaku dibuat pusing dengan sistem PPDB. Aplikasinya tak bisa digunakan. Sementara hatinya harap-harap cemas jikalau proses pendaftaran ditutup dan tak bisa mendaftarkan anaknya bersekolah.

“Awak cameh juo, mana tau anak awak sajo yang alun terdaftar. Karena tak ado pengumuman resmi tentang perbaikan layanan PPDB ini setiap saat,” tandasnya.

Idealnya, kata Anis, ada pengumuman resmi dari Dinas Pendidikan Sumbar tentang tahap dan perkembangan sistem aplikasi PPDB yang bermasalah dan sedang dalam perbaikan.

Weli (42), warga lainnya juga merasa kesal dengan penerimaan siswa baru sekarang. “Sudah bisa dibukak, tapi alun bisa masuak,” katanya.

Seharusnya, terang Weli, jika Dinas Pendidikan Sumbar tak mampu menjalankan PPDB dengan sistem online, bisa dikembalikan pada sistem manual. Sehingga tak membuat orang makin repot. “Kalau kayak begini pusingnya, bagusnya balik ke manual saja. Ngapain sok-sok online,” tukasnya.

Sementara itu, postingan terbaru Disdik Sumbar di Instagram dengan akun @disdik_sumbar dibanjiri komentar dari netizen. Hingga pukul 15.52 WIB, Senin (29/6), sudah ada 7.846 komentar netizen.

Postingan tersebut berisikan pengumuman penting bagi calon siswa SMA/SMK PPDB tahun 2020. Dimana disampaikan bahwa website PPDB beralih ke ppdbsumbar.id.

Akun itu mengatakan bahwa, bagi yang sebelumnya sudah mendaftar, tetap diulang mendaftar. Kemudian, pendaftaran dibuka dari tanggal 29 Juni 2020 pada pukul 10.00 WIB.

“Dan ini juga termasuk untuk siswa dengan kategori pra pendaftaran,” tukas akun @disdik_sumbar.

Para netizen mengeluhkan rumitnya sistem ini. “Saya rasa ini mah lebih menyusahkan para peserta didik yang akan mendaftar. Masih banyak yang bingung cara pendaftarannya termasuk saya. Lebih enak daftar langsung saja ke sekolah, tidak bakalan seribet ini,” tukas akun @warni_164.

Keluhan lainnya juga disampaikan akun @vlnciaptr_. “Baa kok salah salah taruih de login ko pakkk? Lah baribu-ribu kali di cuboo, sampai” tunggiang baliak bagai wk dibuek nyo ha indak juo bisa do pak?!??!!!?1?” tandasnya.

Selain itu, ada juga netizen yang mengeluhkan susahnya mendapatkan sinyal untuk bisa mendaftar secara online. “Pak sinyal di kampung susah pak,” tukas akun @utariyulia20 dengan menambahkan emoji menangis.

Namun begitu, juga ada netizen yang sudah berhasil mendaftar secara online. “Alhamdulillah berhasil berkat kesabaran dan reload, semangat,” ucap akun @retnonilamsari21.
Gangguan Jaringan

Terpisah, Kepala Disdik Sumbar, Adib Alfikri mengatakan, bahwa saat ini proses pendaftaran sudah bisa dilakukan dan sudah banyak yang berhasil. Kalaupun ada satu atau dua yang gagal, itu sifatnya kasuistik.

“Semuanya sudah bisa. Sudah banyak yang berhasil. Kalau yang tak bisa, berarti itu kasuistik saja. Mungkin karena ada gangguan jaringan,” sebut Adib. Ia berharap, orang tua terus mengulang proses pendaftarannya lagi, sehingga bisa berhasil. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional