Menu

Orang Gila Kiriman Berkeliaran

  Dibaca : 1400 kali
Orang Gila Kiriman Berkeliaran
Timw AR Center menyerahkan bantuan uang tunai dan beras dari Andre Rosiade kepada keluarga Ria di Mata Air, Padang Selatan.
00- Orgil depan masjid raya sumbar

Salah satu orang gila yang sering nampak berkeliaran di kawasan Khatib Sulaiman-Padangbaru, keberadaannya sudah lama dan sering membuat warga cemas. Sat Pol PP Padang menyebut, jika orang gila berasal dari luar Kota Padang dan keberadaannya musiman.

KHATIB, METRO–Keberadaan orang gila di Kota Padang semakin hari semakin bertambah banyak. Keberadaan orang gila ini terkadang membuat ketidaknyamanan dan ketakutan bagi warga.

Pantauan POSMETRO, Selasa (8/9) di beberapa jalan utama, bermunculan tempat ”mangkal ” orang gila tersebut. Seperti di kawasan Khatib Sulaiman. Di ruas jalan itu ada dua orang gila terlihat. Satu orang terlihat melintas di depan Pengadilan Negeri Padang, satu lagi di Padangbaru (dekat Masjid Raya Sumbar).

Selain berpakaian kumal, keberadaan mereka menimbulkan ketakutan bagi warga yang lewat, terutama bagi mereka yang berpapasan. Selain di Khatib Sulaiman, keberadaan orang gila juga sering terlihat di kawasan Jati (dekat Fakultas Kedokteran Unand), serta di depan pos polisi Simpang Kandang.

”Ada yang sudah lama berkeliaran, tapi malah dibiarkan saja. Tapi ada pula yang baru datang,” sebut Danil (40), pedagang Pasar Raya.

Ia berharap Sat Pol PP dan Dinas Sosial lebih menertibkan keberadaan orang gila sebelum menimbukan masalah baru. ”Kita takut nanti mereka mengganggu masyarakat yang lewat. Ini kan menyangkut ketertiban dan kenyamanan. Seharusnya Sat Pol PP lebih pro aktif menertibkan,” sebut dia.

Warga lain, Yudi (32) mengatakan, kebanyakan orang gila yang ada di Kota Padang merupakan orang gila baru. Namun ada juga yang lama. Seperti orang gila yang kerap muncul di perempatan Padangbaru. Kadang-kadang orang gila ini memakai pakaian polisi. Namun ada pula memakai pakaian biasa yang telah kumal.

”Yang memakai pakaian polisi di perempatan Padangbaru itu sudah lama berkeliaran. Tapi tidak juga ditertibkan dan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani pengobatan,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Padang Firdaus Ilyas mengatakan, pihaknya masih tetap melakukan penertiban terhadap orang gila. Namun kata dia, keberadaan orang gila di Kota Padang musim-musiman. Kadang-kadang banyak dan kadang-kadang sedikit. Dan rata-rata orang gila bukan orang Padang, melainkan orang luar yang di buang ke Padang.

”Penertiban tetap dilakukan karena bisa mengganggu ketertiban,” ujar Firdaus. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional