Menu

Operasi Zebra; 2 Maling dan 7 Motor Dikandangkan

  Dibaca : 1168 kali
Operasi Zebra; 2 Maling dan 7 Motor Dikandangkan
Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Yusuf.
Curanmor diringkus. Efa

Anggota Satreskrim Polres Pariaman memperlihatkan barang bukti dan tersangka pencuri motor yang ditangkap Jumat (30/10/2015) siang kepada publik.

PARIAMAN, METRO–Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor dalam wilayah hukum Polres Pariaman berhasil diamankan, Jumat (30/10) siang. Seiring dengan itu, Polres Pariaman juga mengamankan tujuh unit sepeda motor berbagai jenis. Hingga kini dua tersangka dan tujuh sepeda motor telah diamankan di Mapolres Pariaman.

Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldi dan Kasatreskrim AKP Hidup Mulia mengatakan, dua orang yang diamankan berinisial NV (20), warga Desa Rawang Pariaman dan MMD ( 37), warga Palapa Batang Anai, Padangpariaman,” ungkapnya.

Katanya, kasus ini berawal dari operasi zebra yang dilaksanakan Polres Pariaman. Saat itu Polres Pariaman mengamankan tujuh unit sepeda motor yang diduga hasil dari kejahatan, karena tidak memiliki surat-surat. Seiring dengan itu dua orang yang diduga pelaku curanmor tersebut sudah diamankan untuk pengembangan.

“Ketujuh sepeda motor ini kami amankan saat operasi dan razia, tanpa surat-surat, diduga motor ini hasil kejahatan. Sementara itu dua orang yang kami amankan, diduga pelaku curanmor dari tiga sepeda motor. Saat ini tersangka dalam pemeriksaan kita untuk proses lebih jauh dan pengembangan kasus,” ungkapnya.

Katanya, dari tujuh sepeda motor yang diamankan, empat diamankan saat operasi dan razia rutin di Pariaman. Tiga lainnya diamankan saat operasi di Sungaigeringging Padangpariaman. Setelah dicek sepeda motor yang diamankan berasal dari Dharmasraya, Solok dan Lubukbasung, Agam.

Dua sepeda motor yang berasal dari Agam, belakangan diduga pelakunya adalah NV (20). Dia mengaku pelaku pencurian laptop di Pariaman, saat polisi melakukan pengembangan. Diduga dua sepeda motor masing-masing Yamaha Mio dan Suzuki Smash yang berasal dari Agam, hasil kejahatan yang dilakukan oleh NV.

“Sampai saat ini NV masih mengaku hanya melakukan Curanmor di Agam, namun kami tetap melakukan pengembangan dari kasus ini, apakah tersangka juga melakukan dalam wilayahnya,” ujarnya.

Sementara itu, MMD warga Palapa Batang Anai, Padangpariaman, juga diduga menjadi pelaku curanmor sepeda Mio. MMD awalnya ditahan karena kasus pencurian elektronik di Padangpariaman. Saat melakukan aksi ia mengendarai sepeda motor mio putih. Setelah diselidiki ia tak dapat menunjukan surat-surat mio putih tersebut.

Akhirnya MMD mengakui kalau sepeda motor itu hasil kejahatan yang ia lakukan 2014 lalu. Motor Mio Putih itu ia curi saat subuh hari di Masjid Kampungbaru Pariaman 2014 lalu. “Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengunkap kasus curanmor ini. Diantaranya pengembangan dari pelaku MMD yang diduga sering melakukan aksi kejahatan,” tuturnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional