Menu

Operasi Yustisi Polres Padangpanjang, Ratusan Oknum Warga Langgar Prokes dapat Sanksi

  Dibaca : 80 kali
Operasi Yustisi Polres Padangpanjang, Ratusan Oknum Warga Langgar Prokes dapat Sanksi
RAZIA YUSTISI— Anggota Polres Padangpanjang menyetop seorang pengendara sepeda motor tanpa memakai masker.

PDG.PANJANG, METRO–Sebanyak 273 warga terjaring Operasi Yustisi di Kota Padangpanjang yang dilakukan gabungan pe­tugas keamanan di Pasar Padangpanjang, mereka yang terbukti melanggar prokes diberikan sanksi di tempat. Operasi gabungan dilakukan sejak Selasa hing­ga kemarin itu  meli­batkan personil dari Sat Samapta Polres Padang­panjang, Koramil Pa­dang­panjang, Sat Pol PP, BPBD ,Dinas Kesehatan dan Dis­hub Kota Padangpanjang.

”Operasi dilakukan un­tuk menekan penyebaran COVID-19 melalui pening­katan pelaksaanaan Ope­rasi Yustisi ini agar ma­syarakat tetap disiplin men­jaga prokes,” kata KBO Samapta Ipda Kusnadi.

Dikatakan, operasi juga dilakukan dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Ma­syarakat (PPKM) level tiga yang baru diperpanjang kembali di Kota Padang­panjang.

”Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB  memiliki sasaran pejalan kaki , pe­ngendara sepeda motor maupun roda empat yg melintas di pusat pasar sesuai ketetapan PPKM level tiga di Padang­pan­jang,” kata dia.

Menurutnya, dari pe­lak­sanaan kegiatan ter­sebut masih di temukan masyarakat kota Padang­panjang yang tidak taat prokes dan tidak meng­gunakan masker. ”Hasil yang di dapat dari kegiatan hari ini terdapat sebanyak 273 orang pelanggar de­ngan rincian pejalan kaki 246 orang, pengendara roda dua 18 orang dan pengendara roda empat sembilan orang,” kata dia.

Ia menjelaskan, selu­ruh pelanggar ditindak sa­at melintasi pusat pasar Padang Panjang karena tidak menggunakan mas­ker dan diberikan sanksi teguran lisan.

”Sampai saat ini masih sangat minim kesadaran masyarakat Kota Padang Panjang untuk taat prokes, walau demikian kami be­serta tim tidak akan pernah merasa lelah untuk melak­sanakan Operasi yustisi ini demi mencegah penye­baran penyakit,” kata dia.

Ia menambahkan, pe­tugas akan memberikan teguran lisan secara hu­ma­nis kepada para pelanggar prokes tersebut sehingga tidak menyinggung pe­rasaan masyarakat. ”Se­moga mereka sadar akan bahaya COVID- 19 dan selanjutnya akan patuh terhadap Prokes dan se­mua aturan pembatasan yang diberlakukan untuk kepentingan bersama,” kata Kusnadi mengakhiri. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional