Menu

Operasi Yustisi Kembali Diintensifkan di Agam, 56 Pelanggar Prokes Diamankan

  Dibaca : 145 kali
Operasi Yustisi Kembali Diintensifkan di Agam, 56 Pelanggar Prokes Diamankan
OPERASI— Tim Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 gelar operasi yustisi di Jorong Pasar Rabaa, Nagari Kotokaciak, Tanjungraya.

AGAM, METRO–Tim Gabungan Satgas Pe­na­nganan Covid-19 Kabu­paten Agam kembali mengin­tensifkan operasi yustisi pe­negakan Perda Adaptasi Ke­biasaan Baru (AKB). Puluhan pelanggar prookloler kese­hatan (Prokes) terjaring saat tim gabungan menggelar ra­zia di wilayah Jorong Pasar Rabaa, Nagari Kotokaciak, Tanjungraya, Rabu (14/7).

Kepala Bidang (Kabid) Ke­da­ruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal yang ikut turun dalam operasi tersebut mengatakan, giat operasi yus­tisi di Kotokaciak berpusat di depan gedung sekolah MAN 4 Agam. Terhitung sebanyak 56 pelanggar prokes terjaring dalam operasi itu. “Mereka kami dapati melanggar pro­tokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Syafrizal.

Oleh tim lanjut kabid, para pelanggar langsung diberi sanksi sosial membersihkan lingkungan dan sanksi ad­ministrasi membayar denda. Mereka juga diharuskan me­ngenakan rompi pelanggar protokol kesehatan. “Data mereka juga langsung di­input ke aplikasi khusus pe­langgar prokes. Dari 56 pe­langgar itu, 37 orang dike­nakan sanksi sosial dan si­sanya membayar denda ad­ministrasi sebesar Rp 100 ribu,” jelas Syafrizal..

Tujuan operasi imbuhnya, untuk meningkatkan kesa­daran masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Lebih jauh guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Agam yang saat ini terpantau meningkat.

Operasi sendiri meli­bat­kan unsur BPBD, Satpol PP, Dishub, TNI, Polri dan Peme­rintah Kecamatan. “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dan memberikan efek jera bagi yang melang­gar,” tambah Syafrizal..

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Basung, Hanif­zar, SH, MH yang turut turun ke lokasi operasi mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan untuk kedepannya. “Mari patuhi Perda Sumbar No. 6 /2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), bersama men­dukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan pe­ngendalian Covid-19 di wila­yah Agam,” ajak Hanifzar.

Ditambahkan, bagi ma­syarakat yang kedapatan dua kali melanggar prokes Covid-19 bakal dijatuhkan sanksi yang lebih berat se­suai hasil persidangan hakim. “Per­si­dangan dilakukan lang­sung di lokasi yustisi bagi yang ke­dapatan dua kali melanggar prokes Covid-19. Untuk hari ini, tidak ada pelanggar yang melewati proses per­si­da­ng­an,” ujar Hanifzar.(pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional