Close

Operasi Yustisi Gabungan di Ampek Nagari, 30 Warga Dikenai Sanksi Sosial

SANKSI SOSIAL— Tim Gabungan Satgas Covid-19 memberikan sanksi sosial terhadap pelanggar prokes yang terjaring dalam operasi yustisi di Ampek Nagari.

AGAM, METRO–Tim gabungan Satgas Pe­nanganan Covid-19 Agam secara intensif  terus mela­lukan operasi yustisi di lapa­ngan dalam upaya memak­simalkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tengah masyarakat.

Seperti halnya Senin (20/9), tim yustisi gabungan Sat­gas Penanganan Covid-19 Agam menggelar operasi di wilayah Kecamatan Ampek Nagari, yang berhasil menga­mankan dan memberi sanksi sosial terhadap 30 warga yang tidak mentaati protokol ke­sehatan.

Operasi yustisi gabungan itu, menurut Kalaksa BPBD Agam M Lutfie AR, operasi ini merupakan tahapan lanjutan yang secara maksimal terus dilakukan Satgas Penanga­nan Covid-19 Agam. Karena dalam upaya mendorong pe­ran dan kepedulian masya­rakat agar selalu mentaati protokol ke­sehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Disebutkan M.Lutfie AR, operasi yustisi gabungan yang secara rutin digelar pihaknya ke seluruh wilayah kabupaten Agam. Dan, tidak hanya untuk menekan lanjut penambahan kasus terkon­firmasi Covid-19. Akan, tetapi juga untuk mem­beri efek jera kepada masya­rakat untuk bisa melaksa­nakan kebiasaan baru, de­ngan menjalankan protokol kesehatan.

Peran masyarakat itu pen­­ting, dalam upaya me­mutus rantai penyebaran Covid-19. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu me­makai masker, men­jaga jarak aman meng­hindari kerumu­man rajin men­cuci tangan dengan sa­bun di air yang mengalir, serta selalu men­jaga imun tubuh agar ter­hindar dari papara virus corona, “ ungkap M Lutfie.

Operasi yustisi gabungan yang melibatkan berbagai institusi itu, tidak hanya fokus di beberapa titik di wilayah Bawah, tapi tim sengaja me­nyisir ke berbagai nagari, sambil bersosialisasi tentang penerapan protokol kese­hatan, dimana dalam operasi itu, berhasil diamankan 30 warga yang dijatuhi sangsi sosial. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top