Menu

Operasi Yustisi di Pasar Padang Baru, 37 Orang Terjaring, 13 Membayar Denda

  Dibaca : 146 kali
Operasi Yustisi di Pasar Padang Baru, 37 Orang Terjaring, 13 Membayar Denda
TERJARING OPERASI YUSTISI— Sebanyak 37 orang terjaring dalam Operasi Yustisi Perda No.6/2020 AKB di Pasar Padang Baru, Lubuk Basung di mana 13 di antaranya harus membayar denda.

AGAM, METRO
Tim terpadu Kabupaten Agam, kembali melakukan operasi yustisi menindaklanjuti Perda No. 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), di Simpang Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Kamis (5/11). Operasi menyasar pengunjung pasar dan pengendara yang melintas di depan pasar tradisional Pasar Padang Baru tersebut.

Selain di Simpang Pasar Inspres, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dishub, BPBD, TNI dan Polri tersebut juga menelusuri para pedagang yang berada di dalam pasar. Dari pantauan di lapangan, terdapat sebanyak 37 orang melanggar protokol kesehatan Covid-19 atau tidak memakai masker.

Diantaranya, 13 orang diberi sanksi administrasi dengan membayar uang denda Rp.100.000 per orang dan sebanyak 24 orang diberi sanksi sosial membersihkan fasilitas umum. Sebelum mereka menjalankan sanksi, pelanggar harus menandatangani terlebih dahulu dokumen bukti pelanggaran.

Tim gabungan tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan.

“Dalam operasi ini tidak ada tebang pilih semua yang melanggar langsung kita beri sanksi,” jelas Koordinator Lapangan Arnis.

Menurutnya, sasaran operasi dalam operasi tersebut adalah pengunjung, pedagang, dan pengguna jalan yang berada di area pasar. Selama operasi dilakukan, permasalahan di lapangan ditemukan masih banyaknya masyarakat yang tidak memakai masker ketika keluar rumah atau berada di pasar.

Berdasarkan hasil wawancara terhadap pelanggar, sebagian besar masyarakat tidak memakai masker dengan alasan tergesa-gesa dari rumah sehingga lupa membawa. Arnis berharap, dengan operasi ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional