Menu

Operasi Yustisi di Lubuk Buaya, Langgar Perwako, 56 Warga Disanksi

  Dibaca : 128 kali
Operasi Yustisi di Lubuk Buaya, Langgar Perwako, 56 Warga Disanksi
PELANGGAR DIDATA— Personel Satpol PP melakukan pengawasan dan pendataan bagi warga yang melanggar, seperti tidak memakai masker di kawasan Pasar Lubuk Buaya.

TAN MALAKA, METRO
Puluhan orang yang melanggar protokol kesehatan sesuai Perwako Nomor 49 kembali disanksi tim gabungan pada Kamis pagi, (24/9). Personel Satpol PP yang juga dibantu oleh kepolisian melakukan operasi yustisi di Pasar Lubuk Buaya dan sekitarnya. Kegiatan ini adalah lanjutan dari hari- hari sebelumnya.

Terlihat puluhan personel mendata dan memberi sanksi kepada para pelanggar. Pasukan penegak Perda Pemko Padang ini mengimbau dan mengajak masyarakat untuk tetap memakai masker sebagaimana telah diatur dalam Perwako Nomor 49 tahun 2020. Serta sebagai upaya penerapan Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru yang telah dikeluarkan Gubenur Sumatera Barat.

Selain melakukan sosialisasi dan pengawasan kepada pengunjung dan pedagang di Pasar Lubuk Buaya, petugas gabungan ini juga melakukan sanksi kepada pengendara yang melintas di Jalan Adinegoro di Kecamatan Kototangah. Mereka berkendara tidak memakai masker sehingga puluhan pemotor dan sopir angkot juga turut diberhentikan serta diberi sanksi kerja sosial dengan menyapu area yang ada di Pasar Lubuk Buaya.

Kepada petugas, masyarakat yang tidak memakai masker ini berdalih kalau lupa membawa masker. “Lupa bawa masker Pak,” ujar salah seorang yang disanksi petugas kemarin.

PPNS Satpol PP Padang, Efrizal mengatakan, bahwa dalam operasi yustisi kemarin, sebanyak 49 orang pelanggar ditertibkan. Mereka selain disanksi kerja sosial, data mereka juga telah diambil oleh Penyidik Pegawai Negri Sipil.

Kasatpol PP Padang, Alfiadi mengatakan bahwa personelnya setiap hari melakukan operasi dan pengawasan penerapan protokol untuk pencegahan penularan Covid-19 di Kota Padang. Ia mengajak dan mengimbau masyarakat agar membiasakan memakai masker jika hendak keluar rumah. Hal ini dilakukan dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19 di wilayah Kota Padang dan itu semua perlu peran dan kepedulian masyarakat.

“Kegiatan Ini adalah upaya Pemko Padang agar penularan Covid-19 di Kota Padang dapat diputus. Namun sangat diperlukan peran serta masyarakat untuk disiplin dalam penerapan Protokol kesehatan,” ucapnya.

Anggota Komisi I DPRD Padang, Rustam Efendi meminta kepada warga agar taati aturan yang ada. Supaya tak terkena sanksi oleh aparat dan penyebaran Covid-19 di Kota Padang bisa dicegah. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional