Menu

Operasi Tumpas Bandar, 2 Pengedar Sabu Diringkus

  Dibaca : 138 kali
Operasi Tumpas Bandar, 2 Pengedar Sabu Diringkus
PERLIHATKAN SABU—Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara perlihatkan barang bukti sabu yang disita dari dua tersangka.

BUKITTINGGI,METRO
Dua pengedar narkoba yang sudah lama menjadi target operasi (TO) ditangkap jajaran Polres Bukittinggi dalam operasi Tumpas Bandar Tri Arga 2020. Dari penangkapan itu, total 33 paket hemat sabu disita sebagai barang bukti.

Masing-masing tersangka diketahui berinisial MU (39) warga Cingkaring, Kecamatan Banuhampu dan RA (35) warga Padang Luar, Kecamatan Banuhampu, Agam. Mereka diringkus Satresnarkoba Polres Bukittinggi di dua lokasi berbeda.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, Operasi Tumpas Bandar digelar selama 14 hari sejak tanggal 04-17 November 2020. Operasi ini merupakan operasi mandiri kewilayahan dengan sandi Tumpas Bandar Tri Arga 2020.

“Selama dua pekan operasi, satuan narkoba berhasil mengungkap dua kasus dengan dua tersangka pengedar. Ini komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba di wilkum Polres Bukittinggi,” kata AKBP Dody didampingi Kasat Narkoba, AKP Aleyxi Aubedillah, Kamis (19/11).

Kedua tersangka sambungnya, diamankan di kawasan Padang Luar, Kecamatan Banuhampu. Aparat menciduk tersangka MU lebih dulu di sebuah rumah di kawasan Batu Hitam, Nagari Padang Luar pada Selasa (17/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Disusul RA yang ditangkap di kawasan Pasar Padang Luar pada Rabu (18/11) dinihari. Kita menyita total 33 paket kecil sabu dari tangan kedua pria tersebut sebagai barang bukti. Sebanyak 21 paket diamankan dari tangan tersangka MU dan 12 paket dari tangan RA,” ungkap AKBP Dody.

AKBP Dody menuturkan, dari dua kasus itu, juga diamankan satu unit motor Honda Beat warna putih orange bernopol BA 2263 LO, satu unit Hp samsung, sebuah tas pinggang, dompet dan satu pak palstik klip bening.

“Kedua tersangka saat ini sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Bukittinggi untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. Mereka dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun,” tegas AKBP Dody. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional