Menu

Operasi Tim Terpadu Jaring 15 Pelanggar AKB

  Dibaca : 139 kali
Operasi Tim Terpadu Jaring 15 Pelanggar AKB
RAZIA GABUNGAN— Personel gabungan terdiri dari Tim Terpadu Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pessel Gakkum Perda Provinsi Sumbar No.6 /2020 memeriksa pelanggar, Senin (7/12).

PESSEL, METRO
Personel gabungan terdiri dari Tim Terpadu Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pessel Gakkum Perda Provinsi Sumbar No.6/2020, Senin (7/12) sekitar pukul 20.00 WIB ke kawasan Carocok Painan dan Terminal Sago, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.  Dalam operasi Perda Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), ada dua tim diterjunkan. Yaitu tim I ke arah Carocok Painan dan sekitarnya, dan tim II ke arah Terminal Sago dan sekitarnya. Dengan sasaran, masyarakat, pengendara dan pelaku usaha.

Tim gabungan Provinsi Sumbar terdiri dari Satpol PP 22 orang, Polda 3 orang, Korem 2 orang, POM AD 2 orang, sedangkan dari Kabupaten Pessel Satpol PP 15 orang, Kodim 2 orang, POM AD 1 orang, Dishub 3 orang dan AL 1 orang, dihari pertama razia Adaptasi Kebiasan Baru di dua lokasi berhasil menindak 15 orang pelanggar.

“Ya, jumlah pelanggar 15 pelaku usaha. Dan kita berikan peringatan secara persuasif kepada para pelaku usaha yang melanggar dan apabila terjadi pelanggaran lagi maka akan diberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Kabupaten Pessel Dailipal, didampingi Herwin Mustika dan Kabid Damkar Pessel Dongki Agung Pribumi, Selasa (8/12).

Dari hasil di lapangan, masih banyak pelaku usaha yang tidak menggunakan masker, masih banyak pelaku usaha yang tidak menyediakan tempat cuci tangan. Khusus untuk pelaku usaha kuliner, kafe dan rumah makan masih banyak yang menyediakan tempat duduk berdekatan yang menyebabkan konsumen tidak menjaga jarak.

Maka, perlu dilakukan edukasi terus-menerus kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru sesuai Protokol Kesehatan. “ Tim gabungan di hari kedua, Selasa (/12) sekitar pukul 10.00 WIB kembali turun di depan pasar Koto XI Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan,” jelasnya.

Ditegaskan Dailipal, selain penindakan serta sanksi razia, tetap mengedepankan humanis, persuasif dan humanis, yang dikejar adalah kesadaran masyarakat bukan jumlah pelanggar. Sasaran utamanya adalah pentingnya 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ada 74 orang pelanggar kita dapatkan tidak mematuhi protokol kesehatan. Semuanya diberikan sanksi membuat surat peryataan. Sedangkan untuk sanksi denda tidak ada dikenakan pada pelanggar.

Pantauan di lokasi razia di depan pasar Kecamatan Koto XI Tarusan, satu persatu warga yang kedapatan melanggar prokes didata oleh petugas dan diminta mengisi surat peryataan. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional