Menu

Operasi Sikat, Pelaku Ditangkap di Agam

  Dibaca : 543 kali
Operasi Sikat, Pelaku Ditangkap di Agam
KONFERENSI PERS— 5 pelaku kejahatan dihadirkan dalam konferensi pers operasi sikat yang di gelar Polres Agam, Jumat (11/6)

AGAM,METRO–lres Agam berhasil meringkus 5 pelaku tindak pidana konvensional dan tindak pidana umum. Pertama, Sat Res­krim berhasil meringkus DC (20) Warga Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, dan RA (15) Pada selasa 18 Mei 2021 sekitar Pukul 02.30 WIB. DC dan RA merupakan pelaku Curanmor di parkiran sebuah madrasah Sungai Batang Tanjung Raya

“Keduanya berhasil mencuri motor Honda Beat BA 4358 LC warna kom­binasi putih milik Yunita Elfi Lubis yang sedang me­laksanakan Khatam Quran (yang terekam CCTV) Su­ngai Batang,”ungkap Ka­polres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi  Kasat Reskrim AKP Fahrel Haris saat melakukan kon­ferensi pers Jumat (11/6) di mako Polres Agam.

Kemudian HS (36) Warga sungai Geringging dan Man (38) warga Pasar Ba­wan Kecamatan IV Nagari pada Kamis (20/5) sekitar Pukul 01.30 WIB. HS dan Man ini dari penyidikan Sat Reskrim melakukan pencurian motor di daerah Pa­dang Sibulingkiang, Jorong Lubuk Alung, Nagari Ba­wan, Kecamatan Ampek Nagari dengan cara hunting mencari sepeda motor yang terparkir di halaman rumah kemudian dengan menggunakan kunci leter T.

”Keduanya berhasil mencuri Sepeda Motor Beat warna biru lis putih dengan Plat BA 21O7 TQ milik warga sekitar. Dari hasil keterangan pelaku HS ini ia sudah melakukan tindakan kejahatan curanmor tahun 2006 dan pernah di tangkap polisi dan sudah divonis 1,8 bulan Kurungan penjara, sedangkan tersangka Man melakukan curanmor sejak tahun 2019. Dimana hasil curanmor tersebut tersangka ia belanjakan untuk narkoba jenis sabu,”ungkap Dwi Nur Setiawan.

Tidak sampai disitu saja aksi HS dan Man ini juga melakukan pencurian kendaraan bermotor di Simpang Kampuang Pisang Pasar Bawan Kecamatan Ampek Nagari dengan meng­gunakan Kunci T,dan berhasil menggondol Satu unit Honda merek Scoopy warna hitam kombinasi silver tanpa plat Nomor.

”Dan dari tangan pelaku berhasil di amankan satu lembar STNK atas nama Asiyudin satu buah pipa besi dimodifikasi dengan kunci,dan satu buah kunci T yang dipergunakan pelaku untuk melancarkan aksinya,”sebutnya.

Tak berhenti disitu saja lanjut Kapolres, Sat Res­krim juga mengamankan HZ (44) warga Gulang-gulang, Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Dimana tersangka HZ ini merupakan penadah motor curian yang dilakukan HS.

“Tersangka HS mendatangi tersangka HZ dan menawarkan motor scoo­py yang dicurinya tersebut dengan harga Rp 2 juta. Karena merasa murah, tersangka HZ ini langsung membeli motor tersebut tanpa mengenal resiko. Namun HZ tidak mau kalah hebatnya dengan HS ia kembali menjual motor curian tersebut dengan harga yang lebih tinggi, dan keuntungan dari penjualan motor tersebut ia gunakan untuk kebutuhan sehari hari,”katanya.

Dan terakhir Sat Res­krim berhasil mengamankan EP (30) warga Desa Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. EP berhasil diringkus setelah wajahnya terekam CCTV saat melancarkan aksinya di halaman parkir mini market mayang taurai di jalan Sukarno Hatta Pasar Inpres Padang Baru Jorong   Surabayo Kecamatan Lubuk Basung pada Selasa (8/6)  sekitar pukul 19.20 WIB.

Dimana dalam keterangan pelaku EP ini, aksinya ia lancarkan dengan cara mendatangi lokasi yang ia incar, lalu memarkirkan kendaraan berpapasan dengan incarannya. Setelah berpapasan, pelaku mencoba mengalihkan per­hatian orang sekitar seakan-akan ingin berbe­lanja di minimarket tersebut. Namun setelah aman baru lah ia melancarkan aksinya dengan mencongkel jok motor korbanya.

’Saat melakukan aksinya ia menggunakan sepeda motor Beat warna putih merah dengan Plat BM 4184 LL. Dari tangan pelaku berhasil juga kita amankan satu unit sepeda motor merk Vario warna merah marun dengan Plat BA 3614 TS beserta kunci kontak dan satu helai celana panjang warna coklat dan uang tunai Rp.110 ribu,”sebut Kapolres.

Usai berhasil mencuri, ia lalu menjual barang curianya tersebut dengan harga bervariasi untuk menutupi kebutuhannya setiap hari. Bahkan aksi pencuriannya ini sudah ia lakukan semenjak bulan September 2020 sampai akhirnya berhasil ditang­kap Kamis (10/6)

“Dengan jumlah TKP 4 kali sejak bulan September 2020. Untuk saat ini tersangka EP Kita kenakan pasal 363 jo 362 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sedangkan HZ dike­nakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan  penjara, dan tersangka HS  dan Man kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. Sementara DC dan RA kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurangan penja­ra,”t­utup­nya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional