Menu

Operasi Parkir Liar ke Tiga Tim Gabungan Dishub Padang

  Dibaca : 128 kali
Operasi Parkir Liar ke Tiga Tim Gabungan Dishub Padang
GEMBOK RODA— Tim gabungan yang dipimpin Kabid Keselamatan dan Operasional Eri Surya Jaya mengawasi penggembokan roda kendaraan roda empat di depan BMC Terandam, Senin (11/2).

PADANG, METROOperasi ke tiga parkir liar tim gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Padang, Senin (11/2) sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, membuahkan hasil. Aksi penertiban tim gabungan yang terdiri dari anggota POM-AL, POM-AD dan Satlantas dari Tim Turjawali ini, dipimpin langsung Kepala Dishub Padang, Dedi Henidal, melibatkan Kabid Keselamatan dan Operasional, Eri Surya Jaya dan Kanit Turjawali, Iptu Dedi berlangsung di depena RST Reksodiwiryo, depan BMC Terandam Jalan Proklamasi, depan Bundaran Air Mancur, Jati dan beberapa ruas di Jalan Kota Padang.

Pantauan POSMETRO, titik-titik parkir liar yang ditertibkan masih di seputaran RS Reksodiwiryo dan RS BMC Terandam. Di RST tak ada telihat lagi parkir liar, sedangkan di kawasan BMC Terandam petugas mendapatkan dua mobil parkir di bahu jalan.

Melihat hal ini, petugas terpaksa mengeluarkan kunci gembok ban. Di komandoi langsung Kabid Pengendalaian dan Keselamatan Operasional Eri Surya Jaya, tim beraksi.

“Kita terpaksa melakukan aksi ini terhadap kendaraan yang membandel. Namun untuk bulan depan kita akan melakukan denda kepada para sopir yang membandel,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Padang Dedi Henidal, didampingi Eri Surya Jaya kepada POSMETRO.

Sementara di kawasan Jati petugas juga melakukan yang sama. Ban mobil digembok. Sedangkan lima kendaraan roda empat lain petugas terpaksa melakukan penggembosan.

Dijelaskan, sejak hari ke tiga ini, petugas sudah melakukan tidankan penggembosan terhadap 24 unit kendaraan roda empat, tiga betor diamankan dan 4 unit kendaraan roda empat digembok.

”Padahal sebelumnya kita sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku parkir liar dan sopir yang memakai bahu jalan. Memakai bahu jalan jelas jelas melanggar Undang Undang Lalu Lintas No.22 tahun 2009. Tak hanya itu, mereka juga melanggara Perda No.4 Tahun 2013 tentang parkir dan Perda No.11 Tahun 2005 tetnatang Ketertiban Umum,” jelasnya.

Untuk itu pada bulan yang akan datang, Dishub memberlakukan tindakan tegas dengan melakukan denda terhadap para sopir. ”Saat ini kita memiliki 15 gembok roda, 11 untuk kendaraan kecil an sisanya untuk kendaraan besar,” katanya.

”Jadi untuk itu, kita meminta kepada pemakai kendaraan atau para sopir yang masuk ke Kota Padang untuk melihat rambu rambu lalu lintas. Kita sudah memasang rambu rambu. Jangan melakukan pelanggaran,” ingat Eri Surya Jaya.

Dikatakan Dedi Henidal, belasan titik yang ditertibkan tersebut merupakan kawasan yang sering terjadi biang kemacetan di Kota Padang selama ini. Ruas jalan yang sempit dengan volume kendaraan berlalu lalang yang padat, memperparah arus lalu lintas. Hal ini juga disendati oleh petugas parkir liar yang mempergunakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) untuk mencari keuntungan sepihak.

“Untuk itu saya ingatkan kepada pelaku parkir liar atau pengendara untuk tak melakukan pelanggaran lagi. Bulan ini baru tahap sosialsasi, bulan depaan kita akahn berikan sanksi denda,” tegas Dedi Henidal.

Bagi kendaraan yang digembok, mereka datang ke Pos Kabid keselamatan dan Operasional Jalan Diponegoro. Sejak kemarin semua kendaraan yang digembok, sudah dikembalikan kepada pemilik dengan membuat surat pernyataan diatas materi Rp6000. Dalam perjanjian ini, mereka tak akan mengulangi perbuatan itu lagi. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional