Close

Operasi Ketupat Singgalang, Libatkan Seluruh Personel

SALAM— Wali Kota Pariaman Genius Umar bersalaman dengan Kapolres Pariaman. (efa nurza/posmetro)

PARIAMAN, METRO – Apel gabungan Operasi Ketupat Singgalang Tahun 2019 dillaksanakan di halman Balai Kota Pariaman, kemarin. Apel gabungan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Sat Pol PP, Perhubungan dan tenaga kesehatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0308/Pariaman, Letkol Heri Pujiyanto.

Apel gabungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, peralatan dan seluruh aspek operasi serta untuk menunjukkan kesiapan penyelenggara operasi kepada publik hingga menimbulkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Dandim membacakan sambutan Kapolri RI, bahwa operasi Ketupat Singgalang Tahun 2019 akan digelar selama 13 hari, sejak Rabu dinihari, tanggal 29 Mei sampai Hari Senin, 10 juni 2019.

Dijelaskannya, operasi tahun ini memiliki karakter yang khas dibanding operasi ketupat sebelumnya, karena dilaksanakan bersamaan dengan tahapan pemilu 2019, sehingga potensi kerawanan makin komplek.

”Berbagai gangguan terhadap kamtibnas berupa aksi serangan terror, baik kepada masyarakat maupun petugas dan markas polri. Berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjamberatan, begal dan premasnisme. Aksi intoleransi dan kekerasan seperti, aksi swiping ormas dan gangguan keselamatan terhadap transportasi darat, laut dan udara,” jelasnya.

“Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimasl dalan operasi ketupat 2019,” sambungnya.

Operasi ketupat dilaksanakan di seluruh 34 Polda se Indonesia, melibatkan 160 ribu personil gabungan Polisi, TNI dan kementerian serta Sat Pol PP, Pramuka dan organisasi kepemudaan dan kemasayarakatan.

Operasi Ketupat SInggalang 2019 akan digelar pada 2400 pos pengamanan dan 764 pos layanan, 174 pos terpadu dan 12 lokasi check point sepeda motor pada pusat aktivitas masyarakat.

Objek pengamanan operasi ketupat 2019 berupa, 898 terminal, 379 stasiun KA, 212 bandara, 3097 pusat perbelanjaan, 77 ribu masjid dan 3500 objek wisata.

Dandim mengharakan kerjasama dan sinergitas antar semua pihak, karena pada tahun 2018 lalu operasi ketupat mendapat apresiasi semua pihak ditandai dengan tidak adanya aksi serangan terror, aksi inolerasnsi dan stabilitas harga bahan pokok. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top