Close

Operasi Ketupat Polresta Padang, 2 Tewas, 62 Luka Ringan

AKP Alfin, Sik (Kasat Lantas Polresta Padang)

M.YAMIN, METRO–Selama Operasi Ketupat 2022 sejak 23 April hingga 9 Mei, Polresta Padang mencatat ada 22 kejadian laka lantas. Kasat Lantas Polresta Padang AKP Alfin, Rabu (11/5), mengungkapkan dari kasus tersebut tercatat di tahun 2022 ini jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak dua korban, yang mengalami luka berat tidak ditemukan hanya saja yang mengalami luka ringan 62 orang.

“Kami juga melaporkan total kerugian yang dialami dalam oleh para korban kurang lebih sekitar Rp 149 juta,” ujar AKP Alfin

Sementara itu, pada Operasi Ketupat tahun lalu AKP Alfin membanding­kan dengan tahun sekarang hampir tidak jauh berbeda data yang didapatkan me­lalui Satlantas Polresta Pa­dang.

Pada tahun 2021 jumlah laka lantas yang terjadi juga sebanyak 22 kasus dan itu hampir sama dengan data Operasi Ketupat tahun ini, yaitu terjadi juga sebanyak 22 kasus.

“Pada tahun 2021 jumlah kasus terjadi sebanyak 22 kasus laka dimana sebanyak dua orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan juga sebanyak 31 orang yang mengalami luka ringan dalam peristiwa laka tersebut,” ulas AKP Alfin.

Dijelaskan, hampir ti­dak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya jumlah laka lantas yang dialami sama-sama 22 kasus yang membedakan terletak pa­da jumlah korban yang mengalami luka berat sebanyak dua orang dan juga yang mengalami luka ringan sebanyak 31 orang. Di samping itu, total kerugian yang dialami pada tahun 2021 yaitu sebanyak Rp 10,4 juta.

Sementara itu, AKP Alfin mengungkan selama Lebaran dari 2 Mei sampai 9 Mei, hampir setiap hari personel melakukan patroli oleh tim Satlantas Polresta Padang pada kawasan-kawasan yang dianggap sebagai titik kemacetan.

Diantaranya, di seputaran Sitinjau Laut, Kecamatan Lubuk kilangan, dan kawasan persimpangan Lubuk Begalung-Bungus. Kemudian perbatasan antara Kota Padang dan Pariaman itu semua dilakukan patroli rutin.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kami temukan kemacetan dan berjalan dengan lancar,” ungkap Alfin.

Khusus untuk didaerah Pantai Air Manis kita mela­kukan rekayasa arus lalu lintas, dimana wisatawan yang ingin berwisata ke Pantai Air Manis bisa masuk dari arah simpang Lantamal II teluk Bayur dan keluar disamping kantor camat Padang Selatan.

“Di sana, setiap hari personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas. Walaupun terjadi kemacetan namun, bisa kita atasi begitu juga dengan seputaran pantai Pa­dang yang mana dibentuk oleh satlantas Polresta Padang membentuk tim yang dinamakan dengan tim pengurai kemacetan yang berisi dari beberapa personil unit BM dan beberapa personel dari unit Gatur,” ulasnya.

Selain itu, Satlantas Polresta Padang juga telah membentuk tim yang dinamakan dengan tim pengurai kemacetan. Di dalam tim tersebut terdapat beberapa personel dari unit BM dan beberapa juga dari unit Gatur. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top