Menu

Operasi Aman Nusa II Berakhir, Polri Jamin tak Kendur Menjaga Kamtibmas selama Pandemi

  Dibaca : 72 kali
Operasi Aman Nusa II Berakhir, Polri Jamin tak Kendur Menjaga Kamtibmas selama Pandemi
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan.

JAKARTA,METRO–Operasi Aman Nusa II yang digelar Polri untuk membantu pengamanan selama pandemi Covid-19 sejak Juli lalu akan berakhir Senin (2/8) pukul 24.00.

“Operasi Aman Nusa II akan berakhir 2 Agustus 2021 pukul 24.00,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (2/8).

Perwira menengah Polri ini menuturkan meskipun Operasi Aman Nusa II berakhir, bukan berarti kepolisian mengendurkan pengamanan di tengah masyarakat.

 “Ada Surat Telegram (ST) Kapolri (yang) menyam­paikan bahwa Polri tetap konsisten dan tetap melakukan pencegahan dalam penanganan Covid-19,” ujar Ramadhan.

 Menurut dia, setelah Operasi Aman Nusa II berakhir, langsung dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Artinya Polri tetap konsisten dalam menjaga, dalam rangka melakukan pencegahan dan pe­na­nganan Covid-19,” kata Ramadhan.

 Banyak pencapaian yang telah diraih Satgas Operasi Aman Nusa II selama periode 16 Juli hingga 2 Agustus 2021.  Ramadhan memerinci, pertama, Sub Satgas Direktorat Tindak Pidana Narkoba dengan jumlah penyelidikan sampai dengan 1 Agustus sebanyak 5.685.

“Kedua ada Sub Satgas Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus dengan jumlah penyelidikan seba­nyak 454,” ujar Ramadhan.

Ketiga, ada Sub Satgas Tindak Pidana Siber dengan penyelidikan sebanyak 867 dan restorativ justice dua. Keempat, Sub Satgas Tindak Pidana Tertentu dengan jumlah penyelidikan sebanyak 641.  Kelima, Sub Satgas Direktorat Tindak Pidana Korupsi dengan dua kegiatan penyelidikan.

 “Yang sedang penyidikan ada satu kegiatan,” tegas Ramadhan. Keenam atau yang terakhir, Sub Satgas Direktorat Tindak Pidana Umum yang melakukan penyelidikan sebanyak 2.036. “Untuk yang naik sidik (penyidikan) pidana 36, tindak pidana ringan 2.592 kegiatan, dan restorative justice 1.328 kegiatan,” kata Ramadhan. (cuy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional