Menu

OPD Diminta Prioritaskan Produk UMKM Lokal di Sa­wah­lunto

  Dibaca : 107 kali
OPD Diminta Prioritaskan Produk UMKM Lokal di Sa­wah­lunto
LAUNCHING AIR KEMASAN— Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menghadiri peluncuran Air Minum Kemasan dari Desa Rantih dengan brand ‘ARAN,’ di Dusun Pakan Namo, Desa Rantih.

SAWAHLUNTO, METRO–Semua jajaran Orga­nisasi Perangkat Daerah (OPD) dihimbau untuk memprioritaskan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sa­wah­lunto untuk digunakan dalam kegiatan-kegiatan maupun sebagai cendera mata. Produk UMKM Sa­wahlunto yang dapat di­prioritaskan peng­gunaan­nya oleh OPD adalah pro­duk yang sudah meme­nuhi standar dan regulasi yang berlaku.

“Sepanjang produk U­M­KM Sawahlunto itu me­mang sudah layak diedar­kan, artinya untuk standar-standar yang ditetapkan untuk menggunakan pro­duk itu sudah dipenuhi. Maka OPD-OPD wajib me­ma­sukkan produk terse­but sebagai prioritas un­tuk digunakan,” kata Wali­kota Sawahlunto Deri As­ta, saat menghadiri pelun­curan (launching) Air Mi­num Kemasan dari Desa Rantih dengan brand ‘AR­AN,’ di Dusun Pakan Namo Desa Rantih, Selasa (6/7).

Langkah tersebut di­sam­paikan Walikota Deri Asta, merupakan upaya nyata Pemko Sawahlunto dalam berkontribusi men­dukung pertumbuhan UM­KM di Sawahlunto.  “Sekali lagi kami sampaikan, to­long OPD-OPD ini diter­jemahkan dengan baik agar komitmen kita dalam membantu UMKM Sawah­lunto ini terealisasi. Pro­duk UMKM kita tentu sa­ngat butuh pasar, jika saat ini mereka baru masuk ke pasar di luar Sawahlunto tentu hasilnya belum mak­simal, karena itu mari kita bantu maksimalkan pasar mereka di Sawahlunto ini,” ujar Deri.

Air minum kemasan dari Desa Rantih, dengan brand ‘ARAN’, yang pelun­curannya dihadiri Wali­kota Deri Asta bersama jajaran pimpinan BUMN dan BUMD di Sawahlunto, adalah salah satu contoh produk UMKM Sawah­lunto yang telah meme­nuhi standar-standar la­yak edar yang berlaku.

Pemilik CV. Rayhan Fatiha (produsen air da­lam kemasan ARAN), Alfi Saat dan Nurtasmi, me­nyatakan bahwa air AR­AN telah memiliki izin BPOM MD, SNI, sampai izin Halal dari MUI.

“Jadi air ARAN ini, merupakan air dengan kualitas oxy (air dengan kualitas oksigen tingggi). Untuk standar – standar yang diperlukan untuk izin edarnya, itu sudah kami penuhi semuanya, seperti BPOM dan SNI. Jadi, me­mang sudah bisa dijamin keamanan dan kesehatan produknya,” kata Nur­tasmi.

Dituturkan Nurtasmi, air yang digunakan seba­gai air kemasan ARAN ini bersumber dari mata air di Desa Rantih. Air ter­sebut kemudian ditam­pung dan dialirkan ke instalasi pengolahan air minum dalam kemasan yang berkapasitas meng­hasilkan 40 kardus/jam.

“Airnya alami, lang­sung dari mata air. Tidak kita tambah atau cam­purkan dengan zat – zat kimia apapun, tetap asli alami. Yang kita olah de­ngan mesin itu untuk me­lakukan pengemasan da­lam gelas – gelas plastik,” sebut Nurtasmi.

Dengan telah meme­nuhi standar – standar tersebut, ternyata juga menjadi pertimbangan bagi Bank Nagari cabang Sawahlunto untuk meren­canakan air ARAN dikon­sumsi di kantor Bank Na­gari.

Kepala Cabang Bank Nagari Sawahlunto, Rusdi meminta, pemilik CV. Ray­han Fatiha, Alfi Saat, un­tuk datang ke Bank Nagari untuk mengurus tindak lanjut rencana tersebut.  “Untuk konsumsi internal di Bank Nagari, kami akan memasang logo Bank Na­gari di kemasannya. Ini bentuk dukungan kami pada produk UMKM Sa­wahlunto yang telah me­menuhi standar,” kata Rusdi.

Turut hadir dalam pe­lun­curan air ARAN terse­but, GM PT. Bukit Asam Per­tambangan Ombilin, Yulfai­zon dan GM PT. PLN UPK Ombilin, Daryanto. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional