Menu

Ondeh Mandeh!!! Tukang Bengkel Sebar Foto Porno Mantan Istri

  Dibaca : 1010 kali
Ondeh Mandeh!!! Tukang Bengkel Sebar Foto Porno Mantan Istri
BANTUAN DANA CSR— Wakil Bupati Dharmasraya, Dasril Panin Dt Labuan saat menerima bantuan dana CSR PT PLN secara simbolis yang diserahkan oleh Manager PLN UP3 Solok, Taswin.

Stop pornografi - posmetro web

PADANG, METRO–Ada-ada saja ulah pekerja bengkel yang satu ini. Sakit hati dengan mantan istrinya, foto-foto porno perempuan yang pernah menemani hidupnya itu malah disebar luas di jejaring media sosial (medsos). Puas me-upload foto, pelaku, EP (40), berusaha “menghilangkan” jejak.

Akan tetapi, EP tidak bisa lama-lama bersembunyi. Mantan istri, sebut saja namanya Luna, yang marah dan tak terima foto-fotonya tersebar luas, melapor ke polisi. Luna berang karena sang mantan dengan seenaknya menyebar foto yang seharusnya jadi koleksi pribadi itu.

”Korban (mantan istri EP) datang melapor tentang adanya penyebaran foto-foto di media sosial. Kami langsung melakukan penyelidikan dan memastikan jika penyebar foto itu memang EP,” ungkap Direktur Reskrim Khusus Polda Sumbar Kombes Pol Siswanto didampingi Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi, Rabu (27/1).

Pelaku berhasil diciduk aparat saat mengisi Bahan bakar Minyak (BBM) di SPBU Pauhkamba, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (26/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika ditangkap, pelaku EP tidak bisa mengelak.

Bahkan, saat polisi melakukan penggeledahan mobil Kijang yang dikemudikan EP, pelaku ini makin tidak berkutik lagi. Polisi menemukan senjata softgun, serta alat isap sabu.

”Senjata api itu tidak punya saya pak. Itu punya kawan. Saya hanya menyimpannya saja pak,” ungkap EP, kepada petugas polisi yang menangkapnya.
Pembelaan pelaku tidak berhasil. Polisi tetap membawa pelaku ke kantor Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk pemeriksaan.

”Dari laporan mantan istri pelaku, petugas mengetahui jika EP tengah berada di Pariaman. Saat dilakukan pengejaran, petugas mencurigai mobil yang tengah mengisi BBM di SPBU. Rupanya mobil itu yang dikemudikan pelaku,” ungkap Kombes Pol Siswanto.

Hingga kemarin, EP masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kasus penyebaran foto porno di media sosial. Akibat ulahnya menyebar foto porno, EP akan dijerat pasal 27 ayat 1 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Sementara untuk kepemilikan senjata api, pengakuan EP kepada penyidik, jika senjata itu milik seseorang yang berdomisili di Jakarta. “Belum diketahui kebenaran tentang kepemilikan senjata api. Apakah benar itu milik kawan pelaku, atau punya siapa. Dan, apakah senjata itu digunakan untuk kejahatan atau hanya sekadar gagah-gagahan saja,” ungkap Kombes Pol Siswanto.

Pengakuan EP, softgun milik orang yang pernah memperbaiki mobil di tempat ia bekerja. Ketika itu pemilik mobil tidak punya uang dan menjadikan senjata itu sebagai jaminan. “Itu pengakuan pelaku. Kita tidak percaya begitu saja dan kasus kepemilikan senjata itu masih akan terus kita dalami,” ujar Kombes Pol Siswanto.

Selain perkara kepemilikin senjata, pelaku juga akan dijerat kasus narkoba. Polisi menyelidiki, apakah pelaku adalah seorang pemakai atau pengedar. “Untuk kasus narkoba ini, biar diselidiki Polres Pariaman,” tegas Kombes Pol Siswanto.

Terpisah, ahli Informasi Teknologi (IT) Universitas Andalas (Unand) Dedi Prayama, mengapresiasi dan mendukung upaya dari jajaran Ditreskrimsus Polda Sumbar menangkap pelaku penyebar foto-foto berbau porno di media sosial. Pasalnya, perbuatan pelaku telah salah dan bertentangan dengan UU No.11/2008 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

”Kita mendukung penangkapan pelaku penyebar foto-foto yang berbau porno itu. Apalagi disebarkan di medsos. Tidak bisa dibiarkan, selain melanggar UU IT juga telah melanggar norma agama. Ini juga sebagai pelajaran bagi masyarakat luas,” ulas Dedi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional