Menu

Oktober, Penambahan Positif Covid-19 Tinggi, Kasus di Klaster Perkantoran Naik Tajam

  Dibaca : 177 kali
Oktober, Penambahan Positif Covid-19 Tinggi, Kasus di Klaster Perkantoran Naik Tajam
Feri Mulyani Hamid, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang

AIAPACAH, METRO
Bagi masyarakat Kota Padang diharapkan waspada dengan penyebaran Covid-19. Saat ini, penyebarannya virus corona ini paling berkembang terjadi di klaster perkantoran dan perbankan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid mengatakan, berdasarkan data di OPD tersebut, sebanyak 98 PNS di Pemko Padang dan Pemprov Sumbar terpapar Covid-19. Sedangkan 43 karyawan bank juga terkonfirmasi positif virus corona. “Angkanya meningkat cukup tajam di klaster perkantoran,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama Oktober 2020, penambahan positif Covid-19 di Padang selalu di atas 150 sampai 200 kasus perharinya. Dari 1 Oktober, jumlah kasus aktif cukup banyak. Positif Covid-19 lebih dari 3.000, setiap hari positif lebih 100, tertinggi pernah 300.

Meski angka kesembuhan kasus Covid-19 di Padang mencapai 56 persen terang Feri Mulyani, kasus aktif positif Covid-19 masih banyak. Kebanyakan kasus aktif positif Covid-19 ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Menurutnya, 2.700 kasus positif Covid-19 yang aktif, di antaranya 160 orang menjalani karantina di lokasi milik Pemko Padang. Kemudian 70 orang melakukan karantina di BKPSDM Provinsi Sumbar di Padang Besi.

“Dirawat karena gejala berat dan sedang di RSUD Rasidin sebanyak 70 orang, di Semen Padang Hospital sebanyak 70 orang. Kemudian di RS Unand 70 orang dan di RSUP M Djamil Padang sebanyak 100 orang,” sebut Feri Mulyani.

Ia kembali mengimbau agar semua warga tetap waspada. Selalu pakai masker dan jaga jarak. “Masyarakat kita ini banyak mada. Disuruh pakai masker dak amuah. Malah dikatokan pulo covid ko tak ado,” tandasnya.

Fasilitasi Tes Swab di Puskesmas
Feri Mulyani mengungkapkan, kini juga mulai ditemukan klaster rumah makan dan restoran. Hal ini disikapi Gubernur Sumbar dengan mengeluarkan instruksi untuk tes swab semua pelaku restoran dan kafe secara gratis.

Feri Mulyani mengatakan siap memfasilitasi pelaksanaan tes swab bagi pengelola dan karyawan rumah makan, restoran, kafe dan sejenisnya di Puskesmas yang ada di Kota Padang. “Kita punya 23 Puskesmas yang siap melaksanakan tes swab,” sebutnya.

Oleh karena banyaknya karyawan yang akan menjalani tes swab, dirinya berharap pemilik/pengelola restoran untuk mengirimkan data-data karyawan yang akan mengikuti tes swab, sesuai dengan format yang diberikan Dinas Kesehatan. Ini bertujuan untuk memudahkan pengaturan lokasi dan jadwal bagi karyawan yang akan mengikuti tes swab. Sehingga tidak terjadi penumpukan di Puskesmas.

“Sebab, jika terjadi penumpukan akan rentan timbulnya klaster baru di Puskemas,” sebutnya.

Ia mengharapkan, data yang dikirim ke Dinas Kesehatan adalah data yang sebenarnya. “Kalau karyawannya ada 30 orang, harus dibuat 30 orang. Karena tes swab ini salah satu upaya kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” bebernya.

Feri Mulyani menyarankan kepada karyawan rumah makan, restoran, kafe dan sejenisnya selama menunggu hasil tes swab agar tidak bekerja dulu. Hal ini sebagai antisipasi mencegah terjadinya penularan Covid-19 jika hasil tes swabnya positif.

“Ya, kita sarankan untuk tidak bekerja dulu sampai hasil tesnya keluar. Tinggal diatur pembagian kerjanya, agar usahanya tidak tutup,” tukas Feri Mulyani.

Tak hanya itu, ia juga menyarankan agar karyawan yang positif diisolasi di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. “Kita berharap asrama haji juga sudah bisa digunakan untuk menampung pasien positif yang akan menjalani isolasi nantinya,” sebutnya.

Isolasi di asrama haji ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan di lingkungan keluarga. “Supaya tidak terjadi klaster keluarga, maka kita isolasi di tempat lain,” ucapnya.

Feri Mulyani juga mewanti-wanti para pelaku usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional