Menu

Oknum Polisi Perkosa Remaja, Irjen Ferdy: Perbuatannya Telah Menggores Hati Institusi Polri

  Dibaca : 53 kali
Oknum Polisi Perkosa Remaja, Irjen Ferdy: Perbuatannya Telah Menggores Hati Institusi Polri
Irjen Ferdy Sambo

JAKARTA, METRO–Kepolisian Republik Indonesia (Polri) langsung bersikap tegas terhadap salah satu oknum anggotanya, Briptu Nikmal Idwar, yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap remaja di kantor Polsek Jailolo, Halmahera Barat, Ma­luku Utara. Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan pihaknya lang­sung memberikan tindakan tegas berupa sanksi pemecatan terhadap Briptu Nikmal yang telah melukai hati institusi Korps Bha­yang­kara.  “Perbuatan Brip­tu Nikmal kepada korban NI yang (merupakan anak) di bawah umur telah menggores hati institusi Polri,” ujar Ferdy dalam siaran persnya, Kamis (24/6).

Kasus pencabulan itu ditangangi penyidik Polda Maluku Utara. Lalu, untuk pelanggaran kode etik dan disiplin diusut Bidang Propam Polda Maluku Utara. “Untuk proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada yang bersangkutan melalui proses sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri,” kata jenderal bintang dua Polri itu.

 Ferdy mengimbau kepada masyarakat untuk terus dan lebih aktif memberikan informasi apabila terdapat personel Polri yang berbuat kejahatan. “Ma­sya­rakat bisa berperan aktif melaporkan melalui aplikasi Propam Presisi apabila ada anggota Polri yang berpotensi melanggar sum­pah dan jabatan,” pungkas Irjen Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo Sampaikan Permohonan Maaf

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masya­rakat Indonesia. Hal ini terkait perbuatan biadab Briptu Nikmal Idwar anggota Polsek Jailolo, Halmahera Barat, Ma­luku Utara yang mencabuli anak di bawah umur. “Polri menyampaikan permoho­nan maaf kepada rakyat Indonesia terhadap perbuatan keji dan biadab tersangka,” ujar Ferdy dalam keterangan pers kepada wartawan, Kamis (24/6).

Mantan Dirtipidum Ba­res­krim Polri ini memastikan bakal memberikan hukuman terberat berupa pemecatan terhadap Briptu Nikmal. Penyidik Bares­krim Polri pun dikerahkan untuk memberikan pendampingan terhadap NI, selaku korban anak di ba­wah umur. “Proses penyidikan dilakukan Polda Ma­luku Utara supaya dike­na­kan pasal pidana seberat-beratnya,” tegas Ferdy.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, pihaknya tak segan memberikan hukuman berat kepada personel Polri yang berbuat pidana.  “Siapa saja anggota Polri yang melakukan perbuatan tercela dan menimbulkan kegaduhan di mas­ya­rakat akan segera ditindak. Tanpa pandang bulu,” pungkas Ferdy. (cuy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional