Menu

Notaris dan Bos Hotel Diciduk Bawa Sabu

  Dibaca : 259 kali
Notaris dan Bos Hotel Diciduk Bawa Sabu
SABU— Tersangka HZ (65) dan rekannya P (59) tertangkap tangan membawa sabu oleh petugas polisi jajaran Satreskrim Polres Dharmasraya, Kamis (17/9).

DHARMASRAYA, METRO
Diduga usai bertransaksi dan nyabu bareng di Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi, oknum notaris dan oknum pemilik hotel ALR di Dharmasraya diciduk jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya, Kamis (17/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

“Kedua tersangka, HZS alias HZ (65), warga Jorong Tarantang, Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru dan rekannya SBR alias P (59) tertangkap tangan membawa narkoba oleh petugas Satresnarkoba Polres Dharmasraya saat melintasi ruas jalan lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Sungai Kemuning, Sungai Rumbai,” ungkap Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah didampingi Kasat Narkoba Iptu Rajulan Harahap, Jumat (18/9).

Saat penangkapan, jelasnya, petugas menyita barang bukti satu buah kotak rokok yang di dalamnya terdapat timah bekas pembalut rokok yang berisi dua paket sabu dibungkus dengan plastik bening. Rokok diletakkan di atas dasboard depan mobil merk Honda Mobilio warna hitam dengan nomor polisi BA 1463 VK.

Selain itu, lanjutnya, petugas juga menyita satu unit handphone Nokia warna hitam dan satu unit handphone Samsung warna putih milik kedua tersangka. Ia mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang maraknya transaksi narkotika yang diduga dibawa dari daerah Pelayan, Kabupaten Muaro Bungo.

“Setelah menerima laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan awal. Berujung pada penangkapan kedua tersangka tersebut beserta barang bukti,” Jelasnya.

Kasat Narkoba menambahkan, berdasarkan pengakuan kedua tersangka, sabu ini dibeli dan dipakai di Kabupaten Muaro Bungo.

“Pengakuan tersangka, barang bukti sabu dibeli Rp 800 ribu. Setelah transaksi selesai, kedua tersangka langsung menggunakan dan sisa dua paket untuk dibawa ke Dharmasraya,” jelas Kasat.

Kemudian kedua tersangka dites urine dan hasilnya positif. Saat ini, tambahnya, kedua tersangka masih dalam proses pemeriksaan penyidik Polres Dharmasraya untuk dimintai pertanggungjawabannya sesuai hukum.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengimbau bagi masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi adanya dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba agar segera melaporkan ke pihak berwajib. “Narkoba adalah musuh bersama dan harus diberantas peredarannya secara bersama juga, mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga,” sebutnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

  1. Ali Umar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional