Menu

Nongkrong di Kafe, Abaikan Prokes, Puluhan Remaja Diamankan Aparat di Kota Pa­dang

  Dibaca : 59 kali
Nongkrong di Kafe, Abaikan Prokes, Puluhan Remaja Diamankan Aparat di Kota Pa­dang
ABAIKAN PROKES— Aparat Polresta Padang dan Satpol PP mendatangi sejumlah kafe yang dipenuhi anak muda yang nongkrong, Sabtu (28/8) malam. Puluhan remaja diamankan karena kedapatan tidak memakai masker.

TAN MALAKA, METRO–Puluhan remaja diamankan tim yustisi Pemko Padang di sejumlah kafe, Sabtu (28/8) malam. Petugas Satpol PP dan Polresta menyasar sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang ramai pe­ngun­jung, dan banyak ditemu­kan pengunjung melang­gar protokol kesehatan (prokes).

Puluhan remaja yang masih tidak mengenakan masker akhirnya dibawa petugas ke Mako Satpol PP. Pendataan dilakukan da­lam bentuk sistem pelang­gar perda (Sipelda).

Menurut Kasat Pol PP Padang Alfiadi, saat petu­gas mendatang kafe dida­pati pengunjung tidak se­suai dengan prokes yang te­lah diatur dalam Perda No­mor 1 tahun 2021, yaitu ten­tang pola hidup baru di te­ngah pandemi Covid-19. “Hingga saat ini Kota Pa­dang masih menerapkan PPKM level IV hingga 6 September, karena kasus peningkatan penularan ma­sih  tidak terkendali. Hal ini berdasarkan ke­putusan dan aturan pusat agar Pa­dang melakukan penera­pan PPKM dalam rangka pencegahan dan pengen­dalian pe­nye­ba­ran Covid-19,” jelas Al­fiadi.

Terkait masih didapati sejumlah tempat yang ti­dak patuh dengan aturan, Alfiadi mengaku prihatin. Pasalnya, banyak remaja-remaja  seakan tidak peduli dengan aturan yang telah ditetapkan dalam rangka memutus rantai penularan virus corona.

“Sudah lebih dari satu tahun Pandemi ini melanda dan juga sudah setiap hari petugas mengingatkan na­mun masih abai. Sedang­kan ada sebagian mas­yarakat yang dibatasi ke­gia­tan berimbas pada kon­disi ekonominya itu semata mata untuk memutus rantai penularan,” ulas Alfiadi.

“Mereka masih berke­ru­mun, kumpul-kumpul pad­ahal sekolah saja tidak diberlakukan tatap muka ini mereka malahan asyik-asyik duduk nongkrong di kafe tanpa mematuhi pro­kes, kasihan kita per­ilaku mereka yang tidak peduli,” ujar Alfiadi

Ia mengajak masya­ra­kat dan orangtua agar me­­ngon­trol anak-anaknya keluar rumah. Jika sesuatu hal yang tidak penting tidak usahlah keluar ru­mah. Ma­ri peduli dengan peruba­han perilaku untuk memu­tus penularan virus. Se­hingga dengan de­mi­kian di­ha­rapkan kasus pe­nu­laran tidak lagi me­ningkat dan  pembatasan ini tidak lagi diberlakukan di kota Padang dan kita dapat kembali hidup normal.

“Marilah bersama sa­ma kita menahan diri de­ngan peduli terhadap pro­kes demi kita ber­sama,” pungkasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional