Menu

Nongkorong Ramai tak Pakai Masker, Warga Disuruh Push-up

  Dibaca : 441 kali
Nongkorong Ramai tak Pakai Masker, Warga Disuruh Push-up
DIHUKUM- Sejumlah warga yang tidak mematuhui standar protokol pencegahan Covid-19 terjaring diberi hukuman push-up tim gabungan PSBB dari Provinsi dan Kota Pariaman pada saat penertiban sejumlah tempat keramaian.

PARIAMAN, METRO
Sejumlah warga yang terjaring tim gabungan PSBB dari Provinsi dan Kota Pariaman pada saat penertiban sejumlah tempat keramaian dan tempat orang berkumpul disuruh push up karena masih saja nekat nongkrong rama-ramai dan tidak menggunakan masker. Senin malam (1/6).

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Pariaman Elfis Candra didampingi Kasi PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Alrinaldi mengatakan, tim gabungan penertiban dalam masa PSBB ini dibagi kedalam III tim.

Tim I dengan menggunakan 3 unit mobil melakukan patroli mulai dari Simp. Gelombang, Kampung baru kemudian sepanjang pantai wisata hingga muaro, terus Simpang Tabuik, lanjut Kantor Camat Pariaman Tengah dan kembali ke Posko Balai Kota.

Sedangkan Tim II membawa 1 unit mobil Dalmas, 2 unit mobil patroli Pol PP dan Damkar, diawali di Simpang Balaikota, Simpang Lapai, Simp ang Jati, By. Pass, Padang Biriak-biriak dan keluarnya di Lapai, kembali ke Posko Balai Kota.

Kemudian Tim III dengan 1 unit mobil Dalmas Pol PP Provinsi dan 2 unit mobil patroli Star di Simpang Lapai, terus ke Simpang Jagung, Balai Kurai Taji dan kembali ke Balaikota.

Ia menyampaikan, Tim Gugus Tugas Prov. Sumbar terdiri dari Dinas Satpol PP dan Damkar Prov. Sumbar, Denpom I/4 Padang, Korem 032 Padang, Polda Sumbar. Total jumlah anggota sekitar 30 orang personil yg dipimpin Ibuk Sekdis Pol PP dan Damkar Prov. Sumbar.

Sementara Tim Gugus Tugas Kota Pariaman, terdiri dari Dinas Satpol PP dan Damkar, Kodim 0308, Koramil 01 Pariaman;, Polres Pariaman, Polsek Kota Pariaman, BPBD, dan Dinas Perhubungan. Total jumlah anggota sekitar 60 orang personil yg dipimpin Ibuk Sekda Kota Pariaman.

Kata Elvis, dalam razia ini dilakukan penindakan terhadap kerumunan di cafe, kedai dan tempat keramaian lainya di wilayah Kota Pariaman, termasuk los lambung Kuraitaji, dan sepanjang pantai wisata Kota Pariaman.

Pada saat patroli pihaknya Mengingatkan pemilik usaha agar selalu mematuhi protokol covid-19 yaitu memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan serta sabun dan agar selalu mengatur jarak serta tidak berkerumun melebihi 5 orang.

Kemudian melakukan penataan terhadap susunan kursi di cafe dan warung yang melanggar aturan PSBB dan menyita seluruh alat permainan seperti domino, kartu-kartu agar mereka yang main membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Lebih lanjut, juga memberikan hukuman disiplin fisik berupa pust up, sit up, scot jump dan jalan jongkok kepada ABG yang masih bandel berkerumun atau nongkrong di Lokasi Pantai wisata.

“Dan dalam razia penertiban ini semua rencana berjalan secara lancar, aman terkendali sesuai rencana, kegiatan razia dilaksanakan mulai pujul 21.00 WIB sampai jam 23.30 WIB” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya tindakan tegas dari Tim Razia Gabungan PSBB Tahap 3 ini maka Tim Gugus Tugas Penangulangan Covid-19 dan kedepanya masyarakat lebih menyadari tentang pentingnya protokol Pencegahan Virus.

Sehingga, berdampak pada meningkatnya disiplin masyarakat dapat terus diterapkan nanti setelah masa new normal diberlakukan.

“Kita semua berharap mata rantai penyebaran virus ini benar-benar dapat diputus dengan menurunya data positiv Covid-19 di Provinsi Sumbar,” pungkasnya.(z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional