Menu

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tak Muncul Saat Jumpa Pers

  Dibaca : 89 kali
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tak Muncul Saat Jumpa Pers
Nia Ramadhani bersama suaminya Ardi Bakrie.

JAKARTA, METRO–Pakar hukum pidana dari Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad mengomentari tidak dihadirkannya Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Pusat pada Kamis (8/7). Menurut Suparji tidak ada ketentuan yang ekplisit yang mengatur kehadiran Nia dan suaminya dalam jumpa pers itu.

“Konferensi pers ini bagian dari teknis penyampaian infor­masi kepada publik dan tidak ada standar baku pihak-pihak mana yang dihadirkan,” kata Suparji kepada JPNN.com, Ju­mat (9/7).

Akademisi itu menambah­kan yang menjadi peesoalan adalah munculnya spekulasi adanya perlakuan khusus ke­pada kedua tersangka tersebut. “Jangan sampai muncul satu penilaian terjadinya diskri­minasi atau perlakuan khusus,” ujar Suparji. Oleh karena itu, dia meminta kepolisian mem­beri­kan penjelasan kepada publik apa alasan tidak dihadirkan para tersangka.

“Apakah karena faktor psi­ko­logi atau fisik, kondisi atau faktor lain. Supaya semuanya bisa terang-menderang,” tutur Suparji. Pengungkapan kasus ini bermula saat polisi men­da­patkan informasi bahwa Nia ke­rap menggunakan sabu-sabu.

Sekitar pukul 9.00 WIB, polisi mendatangi kediaman Nia dan Ardi di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (7/7).  Saat itu, polisi terlebih dahulu mengamankan seseorang ber­nisial ZN yang merupakan so­pir Nia dan Ardi. Polisi kemu­dian melakukan penggeleda­han di kediaman Nia Rama­dhani dan menemukan satu klip narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,78 gram.

“Dilakukan interogasi ter­nyata yang bersangkutan me­ngakui bahwa barang milik sau­dara RA,” ujar Yusri. Saat menggeledah kediaman Nia, polisi juga menemukan satu bok alat hisap dan mengaku menggunakan sabu-sabu ber­sama suaminya, Ardi. Pada kasus ini, Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan sopir mereka, ZN telah ditetapkan sebagai ter­sang­ka. Atas perbuatan me­reka, ketiganya disangkakan dengan Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009. (cr3/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional